Pelajaran Kehidupan dari Orang Terkenal di Dunia (Part 2)

FimelaDiterbitkan 23 Februari 2015, 08:36 WIB

Michael Jordan telah usai dibahas di artikel 1, yang dari cerita hidupnya Anda belajar bahwa mimpi perlu diperjuangkan. Masalah bukanlah penghalang, ia justru ingin memberikan bumbu di jalan perjuangan Anda agar jauh lebih asyik, menarik, dan challenging.

Seperti disebutkan juga di artikel 1 bahwa di sini Anda akan diberikan kisah tentang Lance Armstrong, seorang atlit sepeda profesional. Saking profesionalnya, Ladies, dia telah membuktikan bahwa kontrol atas hidupnya ada pada dirinya dan barulah Tuhan yang memutuskan.

Dia terkena kanker testis pada usia ke 25 tahun. Itu bukanlah kanker yang bisa mudah diterima oleh kaum lelaki, malah cenderung membuat kebanyakan berputus asa. Terlebih lagi di saat ia terkena penyakit tersebut, masih kurang penelitian dan informasi lengkap tentangnya.

Dan karena kanker tersebut juga ia diharuskan berhenti bersepeda. Rasanya tak seperti hidup lagi, Ladies. Anda bisa bayangkan tanaman yang sudah Anda pupuk dan mulai tumbuh ternyata dimakan ayam begitu saja.

Namun, ia tak berputus asa. Dia memperkaya dirinya dengan ilmu tentang kanker tersebut dan menumpuk kembali semangatnya bahwa hidupnya tak seburuk kata dokter, yang telah memvonis peluang sembuhnya kurang dari 40%.

Seperti dari laman Pickyourgoals.com, Lance pun kembali berkarir di olahraga sepeda dengan berlatih lebih keras dari biasanya. Dari situlah pelajarannya diambil, bahwa jika Anda ingin hasil lebih baik, maka berusahalah lebih keras dari biasanya.

Oleh: Kamilah

(vem/ver)
What's On Fimela