Sukses

FimelaMom

Bukan Cuma Pispot, Berikut Perlengkapan Rahasia Sukses Cara Mengajarkan Anak Toilet Training

ringkasan

  • Mempersiapkan perlengkapan toilet training yang tepat, seperti pispot, kursi pelatih, dan bangku pijakan, sangat krusial untuk membuat transisi anak dari popok ke toilet menjadi lebih nyaman dan aman.
  • Dukungan melalui celana pelatih, pakaian yang mudah dilepas, serta perlengkapan kebersihan dan perjalanan memastikan kesiapan orang tua menghadapi setiap tahap pembelajaran anak dan meminimalkan stres.
  • Motivasi positif melalui buku, bagan hadiah, jam tangan pengingat, dan mainan pernapasan perut berperan penting dalam membangun kemandirian, kesadaran tubuh, dan kepercayaan diri anak selama proses toilet training.

Fimela.com, Jakarta - Momen mengajarkan anak toilet training adalah salah satu tahapan penting dalam tumbuh kembang si Kecil, sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Proses ini bukan hanya tentang melatih anak untuk buang air di tempat yang tepat, tetapi juga membangun kemandirian dan kepercayaan diri mereka. Mempersiapkan perlengkapan yang tepat dapat membuat transisi dari popok ke toilet menjadi lebih mudah dan nyaman bagi anak-anak maupun orang tua.

Seringkali, kita hanya terpaku pada pispot sebagai satu-satunya alat bantu utama dalam toilet training. Padahal, ada banyak perlengkapan lain yang dirancang khusus untuk mendukung proses belajar ini secara holistik. Dari alat bantu fisik hingga motivator kecil, setiap item memiliki peran krusial dalam membantu si Kecil memahami dan menguasai kebiasaan baru ini.

Sahabat Fimela, artikel ini akan membahas secara mendalam 11 perlengkapan esensial yang bisa Anda siapkan untuk mendukung cara mengajarkan anak toilet training. Dengan persiapan yang matang dan alat yang tepat, proses ini dijamin akan lebih lancar, menyenangkan, dan efektif, membantu si Kecil mencapai kemandirian dengan senyum.

Fondasi Utama Toilet Training: Pispot, Kursi Pelatih, dan Bangku Pijakan

Pispot (Potty Chair) adalah salah satu perlengkapan utama yang sangat direkomendasikan untuk memulai toilet training. Sebagian besar anak membutuhkan pispot kecil pada tahap awal karena posisinya yang lebih rendah dan stabil, memberikan rasa aman. Pispot juga memudahkan anak untuk buang air besar dalam posisi jongkok yang lebih alami, dibandingkan duduk di toilet dewasa dengan sisipan. Berbagai desain pispot tersedia, mulai dari yang sederhana dan ringkas seperti Baby Bjorn Potty Chair, hingga yang bertema karakter seperti Sesame Street Elmo Potty Chair, bahkan ada yang menyerupai toilet sungguhan lengkap dengan pelindung cipratan dan suara siraman. Beberapa pispot juga dirancang multifungsi untuk penggunaan di rumah dan saat bepergian, seperti Potette Max 3-in-1.

Selanjutnya, Kursi Pelatih Toilet (Toilet Trainer Seat) menjadi pengubah permainan saat balita beralih dari pispot ke toilet biasa. Ini adalah sisipan yang diletakkan di atas dudukan toilet dewasa, menjadikannya lebih kecil dan nyaman bagi anak. Penggunaan kursi pelatih toilet membantu anak merasa lebih aman dan mencegah risiko jatuh ke dalam toilet besar. Beberapa model bahkan memiliki desain 2-in-1 yang dapat berfungsi sebagai pispot dan sisipan toilet, seperti Mayfair NextStep2 Potty Training Seat. Ada pula kursi pelatih toilet lipat yang praktis untuk dibawa saat bepergian, seperti Jool Baby Folding Travel Potty Seat.

Untuk melengkapi kemandirian si Kecil, Bangku Pijakan (Step Stool) adalah keharusan. Bangku ini membantu anak mencapai toilet dan wastafel secara mandiri, membangun kepercayaan diri mereka selama proses toilet training. Bangku pijakan memungkinkan anak untuk naik dan turun dari toilet sendiri, serta mencapai wastafel untuk mencuci tangan setelahnya. Penting untuk memilih bangku pijakan yang kokoh dan dilengkapi fitur anti-selip untuk keamanan anak.

Dukungan Pakaian dan Kebersihan: Celana Pelatih, Popok Tarik, dan Perlengkapan Cadangan

Celana Pelatih (Training Pants) berbeda dari popok tarik (pull-ups) karena didesain agar terlihat dan terasa seperti celana dalam biasa, namun dengan daya serap ekstra untuk menahan kebocoran kecil. Tidak seperti popok, celana ini memungkinkan balita merasakan basah saat terjadi kecelakaan, yang krusial untuk membangun kesadaran akan isyarat tubuh mereka dan belajar mengendalikan kandung kemih. Ahli merekomendasikan untuk memilih ukuran yang lebih besar agar anak mudah menariknya ke atas dan ke bawah sendiri, melatih kemandirian.

Popok Tarik (Pull-Ups) lebih mirip popok sekali pakai dan sering digunakan untuk malam hari atau waktu tidur siang. Anak-anak biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar bangun saat mereka perlu menggunakan pispot di malam hari. Meskipun praktis, beberapa ahli berpendapat bahwa penggunaan pull-ups di siang hari dapat menghambat keberhasilan toilet training karena terasa terlalu mirip popok.

Perlengkapan Perjalanan (Travel Essentials) juga sangat penting. Saat bepergian, Sahabat Fimela perlu membawa perlengkapan toilet training yang ringkas, seperti pispot portabel atau kursi pelatih toilet lipat, celana pelatih ekstra, kantong basah/kering untuk pakaian kotor, dan pakaian ganti. Beberapa kursi pelatih toilet perjalanan bahkan dapat berfungsi ganda sebagai pispot berdiri dan sisipan toilet, menawarkan kepraktisan maksimal.

Kecelakaan adalah bagian tak terpisahkan dari proses belajar, oleh karena itu Perlengkapan Kebersihan dan Cadangan sangat diperlukan. Siapkan tisu basah, semprotan disinfektan, dan pakaian ganti ekstra di dekat area toilet training. Selain itu, sedia pula perlak atau alas kasur anti air untuk melindungi tempat tidur dari kebocoran saat tidur siang atau malam. Jangan lupakan sabun cuci tangan yang lembut untuk memastikan kebersihan tangan si Kecil setelah menggunakan toilet.

Pakaian yang Mudah Dilepas (Easy-to-Manage Clothing) seringkali diabaikan namun sangat berpengaruh. Pakaian dengan karet pinggang elastis, celana pendek, atau gaun yang mudah dilepas akan sangat membantu anak untuk mandiri saat menggunakan toilet. Hindari pakaian dengan ritsleting atau kancing yang rumit, karena dapat membuat anak frustrasi dan bahkan menyebabkan kecelakaan. Memilih celana dalam dengan motif atau karakter favorit anak juga bisa meningkatkan semangat mereka untuk memakainya.

Motivasi dan Alat Bantu Belajar: Buku, Hadiah, dan Inovasi Lainnya

Buku dan Bagan Hadiah (Books and Reward Charts) adalah alat motivasi yang efektif. Buku tentang toilet training dapat membantu anak memahami prosesnya dengan cara yang menyenangkan dan mudah dicerna. Sementara itu, bagan hadiah memungkinkan Anda melacak dan merayakan setiap kemajuan kecil yang dicapai anak, memberikan penghargaan yang memotivasi mereka untuk terus berusaha. Pujian yang konsisten dan positif juga sangat penting untuk membangun kepercayaan diri anak.

Jam Tangan Pengingat Pispot (Potty Watch) mungkin bukan keharusan, tetapi sangat membantu. Jam tangan ini dapat dipakai anak dan akan berbunyi pada interval tertentu, mengingatkan mereka bahwa sudah waktunya untuk pergi ke pispot. Ini membantu membangun rutinitas dan kesadaran waktu bagi anak.

Terakhir, Mainan untuk Pernapasan Perut (Potty Training Toys to Support Belly Breathing) adalah inovasi menarik yang mendukung kesehatan dasar panggul. Mainan seperti kincir angin, gelembung, atau sedotan unik dapat membantu anak melatih pernapasan perut, sebuah keterampilan penting saat menggunakan toilet. Pernapasan perut yang tepat sangat penting untuk kesehatan dasar panggul, yang merupakan bagian krusial dalam keberhasilan toilet training.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading