5 Mitos Populer Tentang Kulit Berminyak

Annissa Wulan diperbarui 22 Jan 2019, 14:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Ketika berbicara tentang kulit berminyak, banyak orang salah berasumsi. Kulit berminyak adalah kulit yang mengalami dehidrasi.

Kulit yang dehidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak. Dilansir dari newbeauty.com, Selasa (22/1/2019), berikut ini adalah beberapa mitos populer tentang kulit berminyak, penasaran?

1. Sering membersihkan wajah membuat kulit tidak berminyak lagi

Ini adalah mitos dan kesalahan yang paling umum. Terlalu sering membersihkan wajah justru membuat kulit berminyak memproduksi lebih banyak minyak.

2. Kulit berminyak tidak perlu khawatir dehidrasi

Fakta kulit berminyak bukan berarti kulit tidak mengalami dehidrasi atau kekeringan di bagian permukaannya. Hidrasi kulit sangat penting untuk mengisi kembali air ke dalam kulit, apapun jenis kulitnya, termasuk kulit berminyak.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kulit berminyak bisa melewatkan penggunaan pelembap

Ilustrasi kecantikan. Sumber foto: unsplash.com/Noah Buscher.

3. Kulit berminyak bisa melewatkan pelembap

Orang dengan kulit berminyak sering menganggap bahwa mereka tidak memerlukan pelembap. Faktanya, setiap jenis kulit membutuhkan manfaat dari pelembap.

Termasuk kulit berminyak yang memerlukan pelembap di pagi dan malam hari untuk membuat kulit tetap sehat dan seimbang. Produk pelembap yang direkomendasikan untuk kulit berminyak adalah produk yang berbasis air dan bebas minyak.

4. Matahari dapat membantu

Matahari memiliki kemampuan untuk mengeringkan kulit dan berbahaya. Tidak ada jumlah paparan sinar matahari yang baik untuk kulit.

Matahari mungkin membuat kulit terasa kering sementara waktu, namun juga dapat membuat dehidrasi. Lihat kembali efek kulit yang dehidrasi.

5. Kulit berminyak dapat melewatkan penggunaan tabir surya

Pilihlah produk tabir surya yang ringan dan jangan lewatkan penggunaannya setiap hari. Mirip dengan pelembap, kulit berminyak diusahakan menggunakan produk tabir surya yang ringan dan bebas minyak.