Seungri Minta Wajib Militer Ditunda, Ini Tanggapan Pihak Administrasi Tenaga Kerja Militer

Lanny Kusuma diperbarui 15 Mar 2019, 19:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Seungri, namanya tengah terlibat banyak skandal seksual. Terkait proses penyelidikan yang harus dijalaninya, penyanyi yang telah memutuskan pensiun dari dunia hiburan ini pun berencana untuk menunda wajib militernya.

"Saya telah menyelesaikan investigasi untuk hari ini. Jika memungkinkan, saya berencana untuk menunda tanggal pendaftaran militer saya. Saya akan membuat permintaan resmi hari ini ke Administrasi Tenaga Kerja Militer. Jika mereka memberi izin, saya akan menunda tanggal untuk menyelesaikan penyelidikan sampai akhir," katanya saat muncul di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, dikutip dari laman Soompi.

Seungri (Foto: Instagram/seungriseyo)

Sebelumnya YG Entertaiment mengumumkan jika Seungri akan menjalani wajib militer sebagai tentara aktif pada 25 Maret, dan tersisa 10 hari untuk tiba pada waktu tersebut.

Terkait permintaan Seungri, pihak Administrasi Tenaga Kerja Militer menyebut bahwa pendaftaran Seung akan berjalan sesuai rencana, kecuali jika ada surat perintah penangkapan dikeluarkan dan dia dipenjara sebelum mendaftar. Namun jika penyelidikan dilanjutkan setelah tanggal pendaftarannya, polisi akan bekerja sama dengan pihak militer untuk melanjutkan penyelidikan.

2 dari 2 halaman

Syarat Wajib Militer Ditunda

Seungri (Foto: Soompi.com)

Lebih lanjut dalam pernyataannya pihak Administrasi Militer menyebutkan beberapa kemungkinan permintaan penundaan wajib militer dikabulkan. Berikut pernyataannya, dilansir dari laman Soompi.

 

"Administrasi Tenaga Kerja Militer dengan ini memberikan pernyataan berikut tentang keterlambatan penyanyi Seungri (nama lengkap Lee Seung Hyun) dari pendaftaran militernya.

Tidak ada alasan hukum yang memberi Administrasi Tenaga Kerja Militer wewenang untuk menunda tanggal pendaftaran seseorang yang telah diberitahukan untuk mendaftar.

Namun, jika orang tersebut memiliki alasan yang mencegahnya mendaftar pada tanggal yang dijadwalkan dan dengan demikian membuat permintaan untuk menunda tanggal pendaftarannya, (Administrasi Tenaga Kerja Militer) akan meninjau apakah (tanggal) dapat ditunda atau tidak sesuai dengan Pasal 129 Paragraf 1 Dekrit Penegakan Hukum Dinas Militer.

Untuk informasi Anda, ada kasus di masa lalu di mana seseorang membuat permintaan untuk menunda pendaftaran untuk diselidiki dan (permintaan) itu disetujui.

Berikut ini adalah kemungkinan alasan yang memungkinkan penundaan pendaftaran sesuai dengan Pasal 129 ayat 1 Keputusan Penegakan Hukum Dinas Militer.

1. Seseorang yang tidak dapat memenuhi tugas militernya karena penyakit atau gangguan mental.

2. Seseorang yang anggota keluarganya tinggal di rumah yang sama, seperti leluhur atau keturunannya, pasangan, saudara perempuan atau saudara laki-lakinya, sangat sakit atau telah meninggal, dan dengan demikian mengharuskan dia untuk merawat anggota keluarga atau membuat pengaturan pemakaman.

3. Orang yang mengalami kesulitan melaksanakan tugas militernya karena alasan lain yang tak terhindarkan."