Berbisnis, Boy William Pilih Bangun Museum Seni Instalasi Kontemporer

Rivan Yuristiawan diperbarui 29 Apr 2019, 22:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Berbisnis memang sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh sebagian besar selebritas tanah air. Presenter Boy William pun kini tengah menjajaki hal tersebut. Uniknya, pria bernama asli William Hartanto itu memilih untuk membuka sebuah restoran yang dipadukan dengan museum seni kontemporer untuk sebagai lahan bisnisnya.

Bukan tanpa alasan, pria 27 tahun itu mengatakan bisnis yang baru resmi dibuka untuk umum pada Jumat (26/4/2019) itu terinspirasi dari latar belakang keluarganya yang memang menyukai tempat-tempat yang memiliki nilai seni.

What's On Fimela
Boy William (Adrian Putra/Fimela.com)

Dari situ, muncul lah ide untuk membuat sebuah museum seni instalasi seperti yang kerap dikunjungi keluarganya saat pelesiran ke luar negeri.

"Jadi keluarga gue tuh tipikal yang kadang-kadang kalau lagi ke luar negeri, kita suka ngelihat tempat-tempat yang lucu, maksudnya cafe-cafe atau museum-museum yang unik. Adik-adik dari mamah, mereka semua itu pencinta art, Jadi ada one day mereka pulang ke Indonesia, aku bilang, 'om gimana kalau kita merencanakan sebuah museum untuk membuat semua orang datang ke Indonesia, kayak yang di Amerika, bisa enggak ya?'. Just one simple conversation," ujar Boy William saat grand opening Motomoto Museum & Resto di QBIG Mall, kawasan BSD City, Tangerang, Kamis (25/4/2019).

Setelah itu, mulai lah Boy William bersama timnya mencari konseptor yang mampu mendesain apa yang ada dibayangannya menjadi kenyataan. Diatas bangunan seluas 3000m persegi, total ada 23 ruangan interaktif yang melibatkan seniman-seniman instalasi kontemporer ternama di Indonesia. Nantinya, setiap instalasi yang ada akan diganti secara rutin setiap enam bulan.

Boy William (Adrian Putra/Fimela.com)

"Jadi gini, Motomoto Museum & Resto sebenernya kita dari bisnis kuliner, tapi kita sadar banget bahwa kuliner itu nggak cukup. So, kita bikin konsep kuliner restoran dengan sesuatu yang istilahnya kita sebut museum. Kita memutuskan untuk add on some artsy yang bisa instalasi karya di dalam museum," timpal Rudi Lazuardi, yang juga salah satu pendiri.

Meski kental dengan nuansa seni, Boy William memastikan restoran yang ia bangun bersama dua orang pamannya itu bisa menjadi alternatif para milenial untuk menghabiskan waktu luang.

"Gue mewakili anak sekarang, milenial yang gue tau kemana-mana pasti nyari buat instagram, Ini bukan art yang serius. Hampir setiap sudut bisa buat foto-foto. Ini Disneyland of art," pungkas Boy William sambil tersenyum.

Tag Terkait