Tanggung Jawab Menikah Muda, Tak Cuma Sebatas Mengejar Halal Saja

Ivana Okta diperbarui 07 Mei 2019, 14:25 WIB

Fimela.com, Jakarta Beberapa waktu belakangan ini menikah mudah sepertinya menjadi tren sendiri. Para muda-mudi memproklamirkan menikah muda untuk menghalalkan hubungan. Menikah memang suatu hal yang baik. Tapi, harus tetap diikuti dengan tanggung jawab. Menikah itu bukan sekedar mengejar status halal saja. Banyak hal dan persiapan yang harus dipikirkan.

Menikah itu butuh kesiapan lahir batin. Sahabat Fimela dan pasangan harus belajar banyak tentang satu sama lain, tentang hidup berdua, tentang memberi dan menerima, dan masih banyak hal lainnya. Jangan cuma memandang enaknya saja. Menikah itu keputusan besar dan menikah muda bisa jadi disesali jika tidak berhati-hati atau tidak benar-benar siap.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Menikah bukan sekedar mengejar status belaka.

Ilustrasi menikah./Copyright pexels.com/@l-u-d-c-anh-547928

Jika menikah cuma karena ingin dan masih belum siap, bisa jadi akan mudah terbata-bata melangkah di dalam perjalanan kehidupanmu. Kesiapan ini berkaitan dengan komitmen. Siap berarti Sahabat Fimela sudah paham dengan apa yang akan dihadapi setelah menikah.

Bukan berarti menikah muda itu hal yang tidak baik. Sekali lagi, menikah adalah hal yang baik jika segala hal sudah siap. Menikah bukanlah tren yang harus diikuti dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menikah membutuhkan banyak kesiapan, terkhusus mental.

Jangan hanya pikirkan tentang halalnya saja. Yang ingin menikah muda juga butuh tumbuh lebih dewasa bersama pasangan. Saat menikah mungkin yang dibayangkan adalah indah-indahnya saja. Well, dalam kehidupan pasti akan ada pasang surutnya. Akan lebih banyak sekali tanggung jawab dan tantangan yang harus dihadapi setelah membina rumah tangga nantinya.

3 dari 4 halaman

Menikah merupakan hal yang sakral.

ilustrasi menikah/copyright Unsplash/Vitor Pinto

Saat sudah menikah, pasangan akan sering dihadapkan dengan kondisi untuk saling mengalah dan bertoleransi serta menyingkirkan ego mereka untuk melakukan apapun yang diinginkan. Hal inilah yang masih susah untuk diimplementasikan oleh para pasangan muda. Memang benar kalau kedewasaan seseorang tidak diukur lewat umurnya, namun berbagai pengalaman hidup yang dilewati pasti akan membuat seseorang bisa mengambil keputusan dengan lebih bijaksana.

Banyak sekali kok pasangan yang berhasil dalam pernikahan muda. Sekali lagi, tidak ada yang salah dengan menikah muda. Pernikahan adalah hal yang sangat baik. Tapi alangkah baiknya untuk selalu dicatat bahwa menikahlah saat benar-benar sudah siap dengan komitmen. Jangan hanya karena mengikuti tren yang ada. Jika tidak dilandasi rasa cinta dan keyakinan yang kuat. Pasangan yang menikah muda biasanya rentan akan perselingkuhan dan perceraian. Nah, banyak hal yang benar-benar harus disiapkan sebelum menikah.

Jangan menikah hanya karena ingin. Menikahlah karena sudah benar-benar siap.

4 dari 4 halaman

Simak video ini juga yuk.