Selingkuh Ternyata Sifat Menurun dari Orangtua, Menurut Penelitian!

Febi Anindya Kirana diperbarui 18 Jul 2019, 11:15 WIB

ringkasan

  • orang yang orangtuanya pernah selingkuh ternyata memiliki kecenderungan dua kali lipat akan selingkuh
  • Seseorang selingkuh bisa jadi karena ada efek trauma masa lalu

Fimela.com, Jakarta Bukan hanya ciri fisik saja yang ternyata bisa diturunkan orangtua ke anaknya. Tak banyak yang tahu bahwa selingkuh ternyata juga menjadi sifat turunan dari keluarga.

Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2017 dan diterbitkan dalam jurnal Personal Relationships menemukan bahwa orang-orang yang orangtuanya pernah selingkuh ternyata memiliki kecenderungan dua kali lipat akan selingkuh dari pasangannya, dibandingkan mereka yang orangtuanya tak pernah selingkuh.

Penulis penelitian, Dana Weiser Ph.D, mengatakan bahwa perselingkuhan orangtua memberikan pesan yang mudah diingat pada keturunannya tentang bolehnya melakukan perselingkuhan. Perselingkuhan itu seakan menjadi tanda tak perlunya membangun ikatan kepercayaan pada pasangan.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kebiasaan Selingkuh Menurun dari Orangtua

Ilustrasi pasangan (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Seperti peribahasa bahwa 'buah jatuh tak jauh dari pohonnya', mungkin ini juga yang bisa dicerminkan dari perilaku selingkuh dalam keterkaitannya dengan keturunan keluarga.

Meski tentu saja ada banyak orang yang tak akan selingkuh karena merasa trauma melihat orangtuanya selingkuh. Ada efek psikologis terbalik yang berlaku pada beberapa orang, Sahabat Fimela. Jadi jangan mudah menilai orang sebelum mengenalnya dan pernikahan tak selalu terkait dengan sejarah keluarganya.

#GrowFearless with FIMELA