Kisah Toko Buku Tua yang Jadi Inspirasi Film Notting Hill

Karla Farhana diperbarui 31 Agu 2020, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Para pecinta film-film percintaan pasti tahu tentang film ikonik Notting Hill. Dalam film tersebut, terdapat sebuah toko buku, the Travel Book Shop yang sudah lama menjadi viral. Karena banyak orang yang tahu kalau toko buku ini ternyata benar-benar ada di jalan West London, Inggris, banyak traveler dan pecinta film ini mengunjungi toko buku dengan dekorasi serba biru itu. 

Dalam film tersebut, toko buku tersebut bernama the Travel Book Company yang dimiliki Will, diperankan Hugh Grant. Ternyata, bukan hanya toko bukunya saja yang ikut masuk ke dalam buku dan film Notting Hill, tetapi juga kisahnya yang menginspirasi buku dan film tersebut. 

Dilansir dari My London News, toko yang dijalankan keluarga di Blenheim Crescent ini letaknya tak jauh dari Portobello Road dan pertama kali dibuka tahun 1979. Toko ini kerap kali dikunjungi sutradara film Notting Hill, Richard Curtis. Setelah berjalan selama 32 tahun, bisnis toko ini akhirnya mengalami banyak kesulitan dan akhirnya terpaksa tutup tahun 2011. 

Para penulis dan aktor mencoba untuk menyelamatkan toko buku tersebut dari kebangkrutan. Penulis puisi Olivia Cole bahkan menawarkan bantuan cuma-cuma untuk mempertahankan toko buku tua tersebut. 

"Ini merupakan toko buku yang luar biasa, serta menyimpan kisah sedih Notting Hill. Kisahnya pun sama menyedihkannya dengan film dan novel tersebut," katanya. 

 

2 dari 3 halaman

Tetap Dikunjungi Banyak Pasangan

Meski para aktor dan penulis buku telah membantu sekuat tenaga, toko buku melegenda ini tetap saja harus tutup. Para fans Notting Hill dan pecinta film romantis pun patah hati atas berita tersebut. 

Pemilik the Travel Bookshop terakhir mengatakan kepada the Bookseller kalau ini hanya sekadar gudang buku, sebuah tempat untuk menyimpan buku, kartu, kalender, dan majalah yang mereka temukan. 

Meski terpaksa ditutup dan tidak bisa lagi diselamatkan, Notting Hill Bookshop masih dikunjungi banyak fans dan pasangan. Bahkan, masih banyak orang yang melamar pasangannya di depan toko buku ikonik tersebut. Kini, toko buku tersebut tidak hanya menyimpan buku-buku tua tetapi juga cerita cinta para pengunjungnya. 

#ChangeMaker

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut