Angga Dwimas Sasongko Bicara Kondisi Perfilman di Tengah Pandemi Covid-19

Syifa Ismalia diperbarui 23 Jan 2021, 18:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sutradara Angga Dwimas Sasongko mengatakan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di seluruh dunia ini sangat berdampak di segala sektor, tak terkecuali industri kreatif perfilman Indonesia. Apalagi beberapa bulan lalu bioskop sempat ditutup demi mencegahnya virus Corona.

"Nggak mudah ya, yang namanya film mengandalkan bioskop dan bioskop adalah tempat film diapresiasi dan ditonton. Tapi (sempat tertutup) jadi adanya pandemi ini sangat berdampak buat kita para film maker," tutur Angga Dwimas Sasongko di acara Fame Talks FIMELA, Kamis (21/1/2021).

Angga Dwimas Sasongko (Adrian Putra/bintang.com)

Walaupun kini bioskop sudah mulai dibuka, Angga memaklumi jika banyak penonton yang belum berani untuk menonton film di sana. Tetapi ia berharap ke depannya para penonton bisa menyaksikan karya film maker di bioskop.

"Pasti ada ketakutan untuk nonton di bioskop, tapi nanti ada saatnya kangen dan balik lagi ke bioskop. Karena kita buat film untuk bioskop, jadi kita berharap banget penonton film Indonesia masih akan nunggu karya kami di bioskop," jelas Angga Dwimas Sasongko.

2 dari 4 halaman

Film Indonesia Sebelum Pandemi

XYZ Day 2018 (Adrian Putra/bintang.com)

Lebih lanjut Angga Dwimas Sasongko juga menceritakan tentang kondisi perfilman Indonesia sebelum adanya pandemi. Ia mengatakan perfilman Indonesia kala itu melesat pesat namun karena pandemi semua jadi berubah.

"Sebelum pandemi ini, perfilman Indonesia lagi maju-majunya, bahkan sampai 60juta tiket terjual dalam waktu satu tahun, ini hal yang sangat luar biasa karena sebelumnya belum pernah seperti itu," jelasnya.

3 dari 4 halaman

Vaksin COVID-19

Angga Dwimas Sasongko (Adrian Putra/bintang.com)

Melihat kondisi perfilman yang belum pulih seperti sedia kala, Angga Dwimas Sasongko berharap agar vaksin cepat disebarluaskan untuk masyarakat Indonesia, dengan begitu, para penonton juga tidak akan takut lagi pergi ke bioskop.

"Waktu awal pandemi nggak kepikiran akan selama ini, mungkin sampai Desember 2020 deh. Eh makin ke sini bukan semakin sedikit, malah makin banyak. Tapi aku berharap agar vaksin bisa menjadi solusinya biar cepat keluar dari pandemi," kata Sutradara film Story of Kale.

"Ketika nanti pandemi selesai, orang akan banyak yang pergi ke bioskop, mungkin nanti akan ada addict value karena nonton di bioskop berbeda dengan platfrom, yah kayak ada magic yang nggak bisa didapatkan di layar kecil," tambahnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini