Bukan Hanya Manusia, Kucing Berisiko Alami Sunburn Saat Berjemur di Bawah Jendela

Iwan Tantomi diperbarui 18 Jun 2021, 08:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sering melihat kucingmu berbaring telentang di bawah sinar matahari yang hangat? Dilakukan kebanyakan anabul, sepertinya rutinitas ini terlihat aman dan nyaman, tapi ternyata juga bisa berbahaya.

Seperti manusia, kucing yang terkena terlalu banyak sinar matahari juga dapat mengalami sunburn atau istilahnya solar dermatitis. Bisa mengganggu kesehatannya, bantu jaga kucing tetap dapat melakukan hobinya dengan lebih aman.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Apa itu Solar Dermatitis?

credit via shutterstock

Solar dermatitis merupakan penyakit kulit yang dapat memicu kanker pada kucing. Di tahap awal, biasanya kulit akan terlihat bersisik atau kemerahan. Tanpa perawatan, kondisi ini berkembang menjadi bisul dan kerak.

Selain itu, gejala yang bisa diamati dari anabulmu adalah terus menggaruk area yang terkena atau tak berhenti menggelengkan kepala. Biasanya, gejala ini sering terlihat di hidung, area mata, bibir, dan sekitar telinga, area tubuh yang tidak memiliki banyak rambut untuk melindungi kulit.

3 dari 4 halaman

Jenis Kucing yang Rentan Terkena Solar Dermatitis

credit via shutterstock

Semua kucing bisa mengalami gangguan kesehatan, tapi anabul dengan warna bulu putih atau terang punya risiko paling besar. Begitu juga kucing yang baru saja dicukur atau ras yang memiliki bulu sangat tipis seperti sphynx.

Aktivitas kucing pun bisa memicu kondisi solar dermatitis, misalnya yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan atau sepanjang ahri menghabiskan waktu di dekat jendela pada hari yang cerah. Coba untuk membatasi kucing ke luar ruangan selama jam-jam matahari bersinar terik atau sekitar 10 pagi hingga 4 sore. Jika tak memungkinkan, pastikan anabul memiliki tempat teduh untuk beristirahat.

4 dari 4 halaman

Mencegah Solar Dermatitis pada Kucing Indoor

credit via shutterstock

Kucing yang banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan memang memiliki risiko lebih rendah terkena solar dermatitis. Tapi setiap kali anabulmu berjemur, kulitnya akan menyerap sinar UVA dan UVB. Penggunaan tirai memang bisa membantu menghalangi sinar matahari yang masuk dari jendela, tapi tidak ada salahnya menambahkan UV-blocking film pada jendela, sehingga hewan peliharaanmu tetap dapat berjemur tanpa khawatir terbakar sinar matahari.

Walau ada produk tabir surya yang khusus untuk hewan peliharaan. kebanyakan tidak direkomendasikan untuk kucing. Selain mengandung bahan aktif yang berbahaya, anabulmu bisa menelannya kapan pun menjilati bulunya.

credit: Muezza

Selain membatasi paparan langsung dari sinar matahari, memberikan nutrisi yang mengandung protein dan asam lemak dapat memberikan perlindungan pada kulit dan bulu kucing. Pilih cat food yang punya kandungan nutrisi lengkap seperti Muezza, yang terbuat dari bahan alami. Bebas dari bahan tambahan sintetik, brand makanan kucing kering ini juga sudah tersertifikasi halal dan dapat dibeli secara online di Shopee dan Tokopedia. [eth]

Beli Muezza di Shopee Beli Muezza di Tokopedia 

 

Tag Terkait