Plus Minus Konsumsi Pil KB, Sudah Tahu?

Fimela Reporter diperbarui 16 Jan 2023, 23:10 WIB

Fimela.com, Jakarta Pil kontrasepsi atau yang lebih kita kenal dengan sebutan pil KB adalah salah satu alat kontrasepsi hormonal perempuan. Pil KB menjadi pilihan nomor satu alat kontrasepsi yang dipilih oleh banyak perempuan karena efektif dan praktis dalam penggunaannya.

Pil KB dinilai efektif karena memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam mencegah dan menunda kehamilan apabila diminum dengan rutin. Selain efektif mencegah kehamilan, pil KB juga praktis karena cara mengonsumsinya cukup diminum sesuai anjuran.

Pil KB bekerja dengan cara menghambat ovulasi yang mencegah pelepasan sel telur, mengentalkan lender serviks yang menghambat pergerakan sperma, dan menipiskan dinding rahim yang mencegah tertanamnya embrio saat terjadi pembuahan.

Terdapat dua macam pil KB, yaitu pil KB kombinasi yang mengandung kombinasi hormon estrogen dan progestin, dan pil KB khusus progestin yang hanya mengandung hormon progestin namun dosisnya lebih sedikit ketimbang pil KB kombinasi. Berikut ini kelebihan dan kekurangan pil KB yang telah diulas Fimela.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Kelebihan Pil KB

Plus minus pil KB/copyright shutterstock.com

1. Nutrisi Tambahan

Pil KB kini hadir dengan nutrisi tambahan seperti zat besi yang bisa mencegah anemia defisiensi besi saat menstruasi dan berperan untuk menguatkan kepadatan tulang.

2. Kurangi Risiko Kanker Ovarium

Sebuah penelitian mengungkapkan pil KB dengan kandungan estrogen lebih rendan dan progestin lebih tinggi mampu menurunkan risiko kanker ovarium.

3. Siklus Menstruasi Lancar

Pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang bisa mengendalikan siklus menstruasi, sehingga bisa membuat menstruasi lancar.

4. Redakan Nyeri Perut saat Menstruasi

Pil KB bekerja dengan menipiskan lapisan dinding rahim yang menyebabkan darah menstruasi yang keluar lebih sedikit, sehingga nyeri perut saat menstruasi pun berkurang.

5. Atasi Jerawat

Pil KB dapat digunakan sebagai terapi hormon yang bisa mengatasi jerawat. Hal ini karena pil KB mengandung kombinasi homon estrogen dan progestin yang bisa menghambat hormon alami tubuh, salah satunya homon androgen yang memicu jerawat.

 

 

3 dari 3 halaman

Kekurangan Pil KB

Plus minus pil KB/copyright shutterstock.com

1. Berat Badan Naik

Meskipun belum ada penelitian ilmiah, kemasan pil KB sering mencantumkan berat badan naik sebagai salah satu efek samping. Hal ini disebabkan oleh estrogen dalam pil KB yang bisa memengaruhi peningkatan lemak atau massa otot.

2. Mood Swing

Mood swing atau suasana hati yang gampang berubah akan dialami selama mengonsumsi pil KB karena selain mengandung kombinasi hormon, pil KB juga menekan hormon dalam tubuh yang bisa memengaruhi mood.

3. Mual

Mual adalah efek samping yang umum terjadi selama mengonsumsi pil KB. Mual biasanya akan berlangsung selama 3 bulan, namun jika semakin parah dan tidak kunjung hilang, periksakan ke dokter.

4. Migrain atau Sakit Kepala

Perubahan hormon akibat mengonsumsi pil KB bisa memicu migrain atau sakit kepala. Biasanya, sakit kepala ini muncul akibat perubahan kadar hormon estrogen dan progestin dalam tubuh. Gejala sakit kepala tergantung pada dosis dan jenis pil KB yang dikonsumsi.

5. Keputihan

Keputihan normal dialami karena pil KB bekerja dengan menebalkan lendir serviks untuk menghambat masuknya sperma. Meskipun tidak berbahaya, amati perubahan warna dan bau keputihan, periksakan ke dokter jika perlu.

Itulah plus minus mengonsumsi pil KB. Disamping memiliki kelebihan, Pil KB juga memiliki kekurangan dengan menimbulkan ketidaknyamanan yang sifatnya hanya sementara. Meskipun banyak yang mengeluhkan hal sama terkait ketidaknyamanan mengonsumsi pil KB, tidak semua perempuan akan mengalaminya karena hormon masing-masing perempuan berbeda. Jadi, jangan khawatir, ya.

Ditulis oleh: Aulia Oktafia Mahmudah