5 Tanda Kamu Terjebak dalam Hubungan Pernikahan yang Toxic

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 17 Des 2023, 15:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Setiap hubungan tentu akan menghadapi setiap tantangan dan masalah, apalagi dalam hubungan pernikahan. Nggak jarang dalam hubungan pernikahan akan mengalami pertengkaran dan pelecehan emosional. Tetapi, jika ini menjadi rutinitas sehari-hari dalam pernikahan, mungkin ini bukan menjadi masalah yang ringan. Hal ini hanya menunjukkan bahwa kamu terjebak dalam pernikahan yang toxic.

Pernikahan adalah sebuah perjalanan yang penuh warna, tetapi terkadang kita bisa terjebak dalam hubungan yang tidak sehat dan toksik. Yuk, kita cari tahu beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa kamu sedang terjebak dalam pernikahan yang tidak sehat berikut ini. 

1. Komunikasi yang Tidak Sehat

Komunikasi yang buruk adalah salah satu tanda toksik dalam pernikahan. Jika kamu merasa kesulitan untuk berbicara terbuka atau sering menghindari konfrontasi karena takut dengan reaksi pasanganmu, hal ini bisa menjadi sinyal bahwa hubunganmu tidak sehat. Sahabat, hubungan yang baik membutuhkan komunikasi yang jujur dan terbuka.

2 dari 5 halaman

2. Kontrol Berlebihan

Ilustrasi pasangan marahan/copyrightshutterstock/PattyPhoto

Jika pasanganmu memiliki keinginan untuk mengendalikan setiap aspek kehidupanmu, baik itu pemilihan teman, aktivitas, atau keputusan pribadi, hati-hati, sahabat. Kontrol berlebihan adalah tanda peringatan bahwa kamu mungkin terjebak dalam pernikahan yang membatasi kebebasanmu.

3 dari 5 halaman

3. Ketidaksetaraan dalam Keputusan

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Pormezz

Pernikahan seharusnya adalah kemitraan di mana kedua pasangan memiliki andil dalam pengambilan keputusan. Jika kamu merasa bahwa keputusan-keputusan penting selalu diambil oleh satu pihak tanpa melibatkanmu, itu bisa menjadi indikasi ketidaksetaraan yang merugikan.

4 dari 5 halaman

4. Manipulasi Emosional

Berhubungan dengan orang yang tidak disukai/Copyright pexels.com/Alex Green

Manipulasi emosional seringkali sulit untuk dikenali, sahabat. Ini bisa termasuk ancaman, pemerasan emosional, atau pemaksaan untuk melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan. Jika kamu merasa terus-menerus tertekan untuk memenuhi harapan pasanganmu, coba introspeksi apakah ini adalah bentuk manipulasi emosional.

5 dari 5 halaman

5. Kerusakan pada Kesehatan Mental dan Fisikmu

Ilustrasi/copyrightshutterstock/ By Nuamfolio

Pernikahan yang toksik bisa berdampak pada kesehatan mental dan fisikmu. Jika kamu sering merasa stres, cemas, atau bahkan mengalami penurunan kesehatan secara fisik, ini bisa menjadi tanda bahwa hubunganmu sedang memberikan tekanan yang berlebihan.

Jika kamu mengenali satu atau beberapa tanda di atas dalam pernikahanmu, penting untuk berbicara dan mencari dukungan. Bicarakan perasaanmu dengan teman, keluarga, atau bahkan seorang profesional. Sahabat, kamu pantas mendapatkan hubungan yang mendukung dan positif.

Ingatlah, kamu memiliki hak untuk hidup bahagia dan sehat. Terkadang, langkah paling sulit adalah mengakui bahwa kamu terjebak, tetapi mengambil langkah untuk memperbaiki atau bahkan keluar dari situasi yang tidak sehat adalah tindakan yang berani. Kamu tidak sendirian, sahabat. Tetap kuat dan percayalah bahwa ada jalan keluar untuk setiap situasi.