Peptide vs Collagen: Mana yang Lebih Efektif untuk Kulit Kencang dan Awet Muda?

Hilda IrachDiterbitkan 28 Januari 2026, 16:31 WIB

ringkasan

  • Kolagen adalah protein utama yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada kulit.
  • Peptida berfungsi sebagai sinyal untuk merangsang produksi kolagen dan elastin.
  • Kombinasi penggunaan peptida topikal dan kolagen oral memberikan hasil terbaik untuk kesehatan kulit.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, menjaga kesehatan kulit adalah hal yang penting bagi setiap perempuan. Di antara banyak produk perawatan kulit, kolagen dan peptida sering menjadi perdebatan. Apa sebenarnya perbedaan antara Peptide vs Collagen dan mana yang lebih efektif untuk kulit kencang dan awet muda? Mari kita telusuri lebih dalam.

Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh manusia, membentuk sekitar 30% dari total kandungan protein. Ini adalah komponen struktural utama kulit, memberikan kekuatan dan elastisitas. Sayangnya, produksi kolagen alami mulai menurun pada usia 20-an, dan penurunan ini semakin cepat seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan munculnya kerutan dan kulit kendur.

Di sisi lain, peptida adalah rantai pendek asam amino yang berfungsi sebagai sinyal untuk kulit. Mereka memberi tahu kulit untuk meningkatkan produksi kolagen dan elastin, serta membantu memperbaiki sel-sel kulit. Dengan memahami fungsi masing-masing, kita dapat menentukan mana yang lebih efektif untuk menjaga kulit kita.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Apa itu Kolagen dan Perannya untuk Kulit?

Kolagen berfungsi sebagai perancah yang memberikan struktur dan kekuatan pada kulit. Selain itu, kolagen juga berperan dalam:

  • Kekencangan dan Elastisitas: Kolagen menjaga kulit tetap kencang dan elastis.
  • Hidrasi: Mengikat molekul air untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Penyembuhan dan Perbaikan: Penting untuk penyembuhan luka dan perbaikan jaringan.
  • Perlindungan: Menjaga penghalang kulit dari agresor lingkungan.
3 dari 4 halaman

Apa itu Peptida dan Perannya untuk Kulit?

Peptida berfungsi sebagai molekul pemberi sinyal yang merangsang produksi kolagen dan elastin. Beberapa manfaat peptida untuk kulit meliputi:

  • Stimulasi Kolagen: Mendorong kulit untuk memproduksi lebih banyak kolagen.
  • Perbaikan Seluler: Meningkatkan mekanisme perbaikan DNA.
  • Aktivitas Antioksidan: Menetralkan radikal bebas yang mempercepat penuaan.
  • Peningkatan Hidrasi: Membantu mengunci kelembapan di kulit.
4 dari 4 halaman

Peptide vs Collagen: Mana yang Lebih Efektif untuk Kulit Kencang dan Awet Muda?

Menurut para ahli, baik peptida maupun kolagen memiliki peran yang saling melengkapi. Kolagen topikal sering kali tidak efektif karena molekulnya terlalu besar untuk menembus kulit. Sebaliknya, kolagen oral, terutama peptida kolagen terhidrolisis, dapat diserap dan merangsang produksi kolagen di dalam tubuh.

Peptida topikal, karena ukurannya yang lebih kecil, dapat menembus kulit dengan lebih baik dan merangsang produksi kolagen. Dermatolog menyarankan bahwa kombinasi antara suplemen kolagen oral dan serum peptida topikal sering memberikan hasil terbaik untuk kulit.

Untuk individu yang lebih muda, peptida topikal mungkin cukup untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun, menambahkan kolagen oral dapat mempercepat pemulihan dan meningkatkan hasil. Dengan pemahaman ini, Sahabat Fimela dapat menyusun rutinitas skincare yang efektif dan menjadi investasi berharga untuk kesehatan kulit jangka panjang.