Fimela.com, Jakarta - Dalam proses tumbuh kembang anak, cara orang tua memberikan apresiasi merupakan peran penting dalam pembentukan pola pikir dan sikap anak saat menghadapi tantangan. Dilansir dari berbagai penelitian psikologi perkembangan, anak yang biasa diberikan apresiasi atas usahanya cenderung mempunyai pola pikir berkembang (growth mindset), yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat diasah dengan proses.
Dengan menghargai usaha anak atau yang dalam pendekatan parenting dikenal sebagai effort based praise dan kerap disebut pula sebagai effort echo, orang tua diajak untuk lebih fokus pada proses, ketekunan, dan strategi yang dilakukan anak dalam belajar. Pendekatan ini menekankan bahwa apresiasi tidak hanya diberikan kepada anak saat berhasil saja, tetapi juga saat mereka berusaha, mau mencoba lagi, dan menunjukkan keseriusan dalam berproses.
Alih-alih memberikan pujian terhadap hasil yang dicapai, effort echo mendorong orang tua untuk mengapresiasi hal-hal yang telah dilakukan anak dalam prosesnya mencapai keberhasilan tersebut. Pendekatan ini membantu anak untuk memahami bahwa kemampuan dapat berkembang melalui usaha yang gigih.
Bagaimana Apresiasi terhadap Usaha Anak Membentuk Karakter Mereka
Memberikan apresiasi terhadap usaha dapat membantu anak untuk membangun hubungan yang lebih sehat dengan proses belajar. Anak jadi lebih berani menghadapi tantangan karena telah paham bahwa keberhasilan tidak selalu datang dengan mudah. Anak belajar bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan semua itu merupakan bagian dari proses.
Selain itu, anak yang dihargai usahanya memiliki kepercayaan diri yang stabil. Rasa percaya diri ini tumbuh dari kesadaran dirinya bahwa ia mampu berproses, bukan semata-mata dari pujian karena hasil. Anak akan lebih siap menghadapi kesulitan tanpa kehilangan motivasi dan rasa percaya diri.
Dalam jangka panjang, pendekatan ini dapat membentuk anak memiliki karakter yang tangguh, mandiri, dan selalu memiliki motivasi untuk mencoba dan berproses. Anak terdorong untuk berusaha karena memiliki keinginan belajar dan berkembang tanpa perlu pengakuan atau validasi dari pihak luar.
Kontribusi Orang Tua dalam Mengajarkan Fokus pada Proses, Bukan Sekedar Hasil
Orang tua memegang peran penting dalam mengajarkan makna keberhasilan pada anak. Dengan respon sehari-hari seperti saat membahas nilai sekolah atau hasil lomba yang diikuti, orang tua secara tidak langsung menentukan apakah anak akan lebih menghargai proses atau hanya peduli pada hasil.
Dengan konsisten menerapkan effort echo atau memberikan apresiasi kepada anak, orang tua membantu anak untuk semakin memahami betapa pentingnya usaha, strategi, dan ketekunan untuk mencapai sesuatu. Anak pun akan lebih terbuka terhadap masukan dan tidak mudah merasa tertekan.
Pendekatan ini juga dapat menciptakan hubungan emosional antara orang tua dan anak. Anak akan merasa didukung karena tahu orang tua akan selalu menghargai niat dan usahanya tanpa takut disalahkan. Lingkungan suportif inilah yang berperan besar dalam membentuk rasa percaya diri anak.