KLBB Day 2 Jadi Ruang Nostalgia, Sheila On 7 Bikin Stadion Bernyanyi Bersama

Kayla BridgitteDiterbitkan 02 Maret 2026, 10:09 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, setelah hari pertama KapanLagi Buka Bareng (KLBBFestival 2026 ditutup dengan momen haru bersama Hindia, antusiasme tak surut di hari kedua. Minggu, 1 Maret 2026, Stadion Madya GBK kembali dipadati ribuan penonton yang ingin merasakan energi berbeda dari rangkaian KapanLagi Buka Bareng tahun ini.

Jika hari pertama KLBB dipenuhi nuansa emosional dan tribute yang menyentuh, maka Day 2 menghadirkan perpaduan nostalgia, romansa, hingga euforia joget bersama. Sejak open gate di jam 15.00, pengunjung sudah memadati area festival. Tak hanya panggung utama yang jadi sorotan, deretan tenant makanan juga ramai diserbu menjelang waktu berbuka.

Aneka kuliner mulai dari takjil manis, makanan berat nusantara, hingga camilan kekinian tersedia untuk menemani waktu ngabuburit. Banyak pengunjung duduk santai di area terbuka sambil menggelar tikar dan berbincang, menunggu musisi favorit mereka naik panggung.

Line up hari kedua pun tak kalah istimewa. Ada RumahSakit yang membawa semangat indie rock, Wali dengan lagu-lagu religi dan cinta yang dekat dengan Ramadan, Raisa yang selalu sukses membuat suasana jadi romantis, Sheila On 7 yang menghadirkan nostalgia lintas generasi, Tulus dengan lirik reflektifnya, serta Pasming Based x Feel Koplo yang siap mengajak penonton bergoyang bersama.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Suasana Konser di Bulan Ramadan

Keseruan konser bersama Wali di Bulan Ramadan. [Dok./KLBB 2026].

Hari kedua dibuka dengan penampilan RumahSakit yang langsung membakar semangat penonton sejak sore. Musik mereka terasa pas sebagai pembuka, menghidupkan suasana sebelum momen berbuka tiba.

Wali kemudian mengambil alih panggung dengan lagu-lagu yang akrab di telinga. Di bulan Ramadan, lirik-lirik mereka terasa lebih menyentuh. Penonton ikut bernyanyi dengan ciri khas logo W yang diacungkan kedua tangan, saut-sautan “EEE, AAA” dari Wali ke penonton, sampai doa-doa ucapan syukur dari Bang Faank untuk kita semua.

Memasuki waktu magrib, suasana yang sebelumnya riuh oleh suara musik perlahan berubah menjadi lebih tenang dan khidmat. Sebelum waktu berbuka, sempat hadir sesi kultum singkat dari Ustazah Syifa yang mengajak para penonton untuk tidak hanya menikmati euforia konser, tetapi juga menjaga hati dan niat selama bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia adalah ciptaan Allah yang paling berharga, sehingga penting untuk menjaga diri, lisan, dan perilaku agar tetap selaras dengan nilai kebaikan.

Momen tersebut membuat atmosfer festival terasa berbeda. Bukan hanya tentang musik dan hiburan, tetapi juga tentang ruang untuk berhenti sejenak, merenung, dan kembali menguatkan makna Ramadan di tengah kebersamaan.

3 dari 4 halaman

Deretan Musisi yang Bikin Penonton Nyanyi Bareng

Penampilan Raisa, Sheila On 7, Tulus, hingga Pasming Based x Feel Koplo menghadirkan malam penuh emosi, dari haru dan nostalgia hingga euforia yang tak terlupakan. [Dok./KLBB 2026/Adrian].

Raisa menghadirkan deretan lagu andalannya seperti Kali Kedua, Mantan Terindah, dan Could It Be dengan penghayatan yang matang dan penuh emosi. Karakter vokalnya yang lembut namun stabil membuat Stadion terasa hangat, seolah jarak antara panggung dan ribuan penonton mendadak menghilang. Alih-alih terasa megah dan berjarak, suasana justru berubah intim, seperti menikmati pertunjukan privat dalam skala besar.

Salah satu momen paling berkesan terjadi saat ia memandu penonton perempuan dan laki-laki untuk bernyanyi saling bersahutan di lagu “Mantan Terindah”. Ribuan suara menyatu dalam harmoni, menciptakan atmosfer yang menggetarkan sekaligus romantis. Stadion malam itu menjelma seperti orkestra raksasa yang bergerak dalam satu irama, penuh perasaan dan kenangan.

Sheila On 7 membawa nostalgia lewat Dan, Sephia, dan Hari Bersamanya. Ribuan penonton dari berbagai usia bernyanyi bersama tanpa komando. Lagu Memori Baik dibawakan duet oleh anak dari vokalis SO7, Aishameglio. Momen ini terasa seperti reuni besar yang penuh kenangan.

Tulus tampil dengan lagu Monokrom dan Hati Hati di Jalan. Liriknya yang reflektif terasa selaras dengan suasana Ramadan, membuat banyak penonton terdiam lalu ikut menyanyikan bagian favorit mereka.

Sementara Pasming Based x Feel Koplo mengubah atmosfer menjadi pesta dangdut modern. Lagu-lagu populer diaransemen ulang dengan sentuhan koplo yang membuat penonton tak bisa diam.

4 dari 4 halaman

Penutup yang Penuh Euforia

Penutup KLBB Day 2 dipenuhi kolaborasi spontan dan euforia tanpa henti, meninggalkan kesan hangat yang sulit dilupakan. [Dok./KLBB 2026].

Menjelang akhir acara, alih-alih mereda, energi penonton justru semakin memuncak. Rumah Sakit dan Wali kembali muncul menyapa penonton dengan potongan lagu-lagu andalan mereka. Kehadiran singkat itu terasa spontan namun penuh makna, seperti encore yang tidak direncanakan tetapi sangat dinanti. Penonton pun langsung menyambut dengan sorak sorai dan nyanyian bersama yang menggema di seluruh stadion.

Puncaknya tiba saat Pasming Based x Feel Koplo mengambil alih panggung. Irama koplo yang enerjik membuat Stadion Madya berubah menjadi lautan joget bersama. Ribuan tangan terangkat, lampu ponsel berkelip seperti bintang, dan tawa bercampur nyanyian menciptakan suasana yang hangat sekaligus meriah.

KLBB Festival 2026 Day 2 terasa lebih dari sekadar konser. Ia menjadi ruang berbagi cerita, refleksi di bulan suci, dan perayaan kebersamaan lintas generasi. Dari nostalgia hingga euforia, semuanya menyatu dalam satu malam yang utuh. Sampai jumpa di KLBB 2027, Sahabat Fimela.