Sheraton Bali Kuta Resort Tawarkan Pengalaman Liburan Keluarga Sepanjang Tahun di Tepi Pantai Kuta

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 04 Maret 2026, 15:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Di pesisir Pantai Kuta yang menjadi ikon Pulau Bali, Sheraton Bali Kuta Resort menghadirkan pendekatan baru dalam liburan keluarga melalui pengalaman yang dirancang mengikuti musim, perayaan, dan dinamika budaya lokal. Berlokasi tepat di tepi laut dengan akses langsung ke Beachwalk Shopping Center, resort ini memadukan suasana pantai, kenyamanan modern, dan gaya hidup santai khas Bali dalam satu kawasan terpadu.

Di sini, liburan tidak hanya tentang menginap, tetapi tentang ritme. Pagi dimulai dengan cahaya matahari dan pemandangan Samudra Hindia dari balkon pribadi, siang diisi dengan waktu keluarga di kolam renang atau berjalan di sepanjang pantai, lalu sore hingga malam berlanjut dengan pengalaman bersantap dan momen kebersamaan semuanya berada dalam satu kawasan tepi laut yang mudah dijangkau.

Sepanjang tahun, Sheraton Bali Kuta Resort menghadirkan pengalaman yang selaras dengan momen budaya dan hari raya penting di Bali, memadukan tradisi sakral dengan perayaan yang hangat. Salah satu momentum utama di kalender 2026 adalah berdekatan­nya perayaan Nyepi dan Lebaran. Dimulai dengan suasana hening Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026, tamu dapat menikmati pengalaman wellness, ketenangan tepi pantai, serta sajian mindful dining dalam atmosfer reflektif.

Periode tersebut berlanjut pada 20–21 Maret 2026 saat Idul Fitri menghadirkan kebersamaan melalui iftar, hidangan perayaan, dan momen berkumpul bersama keluarga serta sahabat.

Rangkaian ini menciptakan libur panjang yang jarang terjadi dalam kesinambungan kalender tahunan. Menyusul perayaan tersebut, libur Paskah pada awal April turut diramaikan melalui kolaborasi bersama Aloft Bali Kuta dalam Food Truck Festival 2.0 yang berlangsung pada 3–4 April di OASIS Stage. Dengan periode libur yang saling terhubung, resort menjadi destinasi ideal untuk refleksi sekaligus perayaan bersama.

Memasuki musim panas dan libur sekolah pada Juli–Agustus, kawasan resort bertransformasi menjadi ruang pengalaman keluarga dengan berbagai program anak, aktivitas kolam renang, penawaran kuliner musiman hingga acara musik tahunan Sunset Garden Festival. Seluruh rangkaian ini menjadi bagian dari kalender pengalaman yang menghadirkan suasana berbeda di setiap kunjungan.

2 dari 2 halaman

Kamar Suite Tepi Pantai yang Menyatukan Keluarga Lintas Generasi

Kamar Suite Tepi Pantai Sheraton Bali Kuta Resort. Dok. Sheraton Bali

Menghadirkan suasana “rumah di tepi laut” melalui kamar dan suite yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Dari PlayHouse Kids Club dan infinity pool hingga aktivitas budaya Bali, setiap generasi dari anak-anak hingga orang tua memiliki ruang untuk menikmati waktu bersama dengan caranya masing-masing.

Bagi keluarga yang menginginkan ruang lebih luas, “Suite Experience” menawarkan Family Suite dengan sofa bed terbaru untuk hingga empat orang, tenda bermain di dalam kamar, area lounge yang nyaman, dan tempat tidur plush menciptakan keseimbangan antara keseruan anak-anak dan kenyamanan orang dewasa.

Pengalaman menginap dilengkapi dengan sarapan buffet harian, Jewelry Box Afternoon Tea khas, minibar gratis, VIP welcome amenities, serta penataan kamar personal. Anak-anak dapat bersantap gratis, sementara keluarga menikmati lebih dari 20 aktivitas, diskon 15% untuk bersantap termasuk Sunday Social Brunchdengan live DJ atau band, serta sebuah suvenir sebagai kenangan dari waktu yang dihabiskan selama menginap.

Menjadi titik temu berbagai momen, dari pagi yang dimulai dengan kopi dan pemandangan laut, hingga malam yang berlanjut dengan makan malam santai dan obrolan panjang. Di dalam resort, restoran seperti Bene Italian Kitchen, Daily Social, dan &More by Sheraton menjadi tempat keluarga dan sahabat berkumpul, berbagi rasa, dan menikmati waktu bersama tanpa tergesa.

Beberapa langkah dari sana, suasana berlanjut di W XYZ Bar di Aloft Bali Kuta at Beachwalk, di mana musik, koktail, dan energi Kuta menyatu hingga malam. Dalam satu kawasan tepi laut yang sama, tamu bisa merasakan bagaimana hari-hari di Bali mengalir dari santai menjadi hangat dari meja makan, lalu kembali ke ketenangan laut.