Dari Warisan ke Masa Depan, Batik Danar Hadi Menghadirkan Kebaya dengan Sentuhan Modern

hilya KamilaDiterbitkan 06 Mei 2026, 08:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, dalam rangka memperingati Hari Kartini, Batik Danar Hadi berkolaborasi dengan Perhimpunan Kebayaku menghadirkan koleksi eksklusif. Dengan bertajuk “Prabhā Kartini: Dari Warisan ke Masa Depan,” kolaborasi tersebut menawarkan berbagai macam keindahan pada setiap rancangan busana. Selain itu, tema ini mengangkat makna “Prabhā Kartini” sebagai cahaya keemasan dari pemikiran Kartini yang bersinar lembut, tetapi mampu melampaui batas waktu.

Jika diterjemahkan dari bahasa Sanskerta, Prabhā diartikan sebagai sinar yang tidak menyilaukan. Namun, ia hadir secara halus dan terus menerangi. Filosofi ini mencerminkan pemikiran R.A. Kartini sebagai warisan berharga yang tidak disuarakan dengan keras, tetapi tetap hidup dan menginspirasi sepanjang masa. Batik Danar Hadi memberikan nilai-nilai yang terasa relevan hingga kini, menyentuh berbagai generasi dengan kekuatan yang tenang.

Lebih dari sekadar koleksi busana, konsep ini juga menyoroti keberanian perempuan Indonesia masa kini dalam membawa perubahan. Melalui gaya yang modern namun tetap berakar pada tradisi, pesan abadi “Habis Gelap Terbitlah Terang” diwujudkan dalam bentuk yang lebih kontekstual. Sebuah perayaan akan semangat perempuan yang terus bersinar dan membangun masa depan dengan penuh keyakinan.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Harmoni Motif Batik, Simbol Kekuatan dan Keindahan Perempuan Indonesia

Melalui koleksi eksklusif ini, Batik Danar Hadi dan Perhimpunan Kebayaku ingin menunjukkan bahwa batik tidak hanya kain pusaka, tetapi juga energi hidup yang membawa perempuan Indonesia melangkah percaya diri menuju masa depan. (Foto/dok: Batik Danar Hadi)

Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus hidup dalam setiap karya dan kolaborasi. Ia menjelaskan bahwa Prabhā Kartini adalah cahaya lembut dari warisan pemikiran Kartini yang terus kami rawat. Melalui koleksi eksklusif ini, Batik Danar Hadi dan Perhimpunan Kebayaku ingin menunjukkan bahwa batik tidak hanya kain pusaka, tetapi juga energi hidup yang membawa perempuan Indonesia melangkah percaya diri menuju masa depan. 

Kolaborasi bersama Perhimpunan Kebayaku dan berbagai mitra inspiratif lainnya menjadi bukti bahwa semangat Kartini tetap relevan hingga kini. Nilai keberanian, kemandirian, dan kekuatan untuk saling mendukung terus hidup dalam setiap langkah perempuan masa kini. Semangat inilah yang menjadikan kolaborasi sebagai ruang untuk tumbuh, berdaya, dan saling menguatkan.

Menariknya, kali ini Batik Danar Hadi menampilkan koleksi dengan motif campur yang disatukan oleh konsep bunga. Keberagaman motif batik, mulai dari parang, kawung hingga ceplok yang dipadukan dalam harmoni visual bertema bunga. Variasi motif yang dipadukan sebenarnya melambangkan mekarnya semangat emansipasi dan keindahan perempuan Indonesia. Konsep ini menjadi metafora bahwa meskipun berbeda-beda, perempuan Indonesia dapat bersinar bersama dalam satu kesatuan yang indah.

3 dari 3 halaman

Kolaborasi Penuh Makna, Wujud Nyata Semangat Kartini yang Tak Lekang Waktu

Melalui kebaya sebagai busana yang lekat dengan sosok Kartini, perempuan diajak kembali terhubung dengan nilai-nilai perjuangan yang penuh makna. (Foto/dok: Batik Danar Hadi)

Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun, mengungkapkan bahwa kolaborasi bertajuk “Prabhā Kartini: Dari Warisan ke Masa Depan” menjadi ajakan bagi perempuan Indonesia untuk ikut meresapi cahaya pemikiran R.A. Kartini. Cahaya tersebut hadir dengan lembut, tetapi konsisten menerangi dan membawa manfaat. Melalui kebaya sebagai busana yang lekat dengan sosok Kartini, perempuan diajak kembali terhubung dengan nilai-nilai perjuangan yang penuh makna.

Ia juga menekankan bahwa kebaya bukan sekadar pakaian, melainkan simbol identitas yang menyimpan pesan mendalam. Di setiap helainya, terdapat pengingat agar perempuan Indonesia tetap menjunjung jati diri sekaligus berani melangkah maju. Keanggunan dan kelembutan yang terpancar dari kebaya justru menjadi kekuatan tersendiri, menunjukkan bahwa perempuan bisa bersinar dengan caranya masing-masing.

Tak hanya itu, Batik Danar Hadi turut menggandeng sejumlah mitra ternama seperti Roemah Kebaya Vielga, Manjusha Nusantara, dan MannaQueen untuk memperkaya koleksi dengan sentuhan modern dan kemewahan khas Nusantara. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem budaya Indonesia dapat tumbuh melalui sinergi yang saling menguatkan. Hingga kini, Batik Danar Hadi terus mendorong batik sebagai ikon nasional yang menginspirasi generasi muda, sekaligus mengingatkan bahwa dari warisan budaya, cahaya masa depan dapat terus dinyalakan.