Sukses

Beauty

Infus Vitamin C, Cara Singkat untuk Kulit Lebih Cerah

Next

infus vitamin c

Jakarta Suntik vs Infus Vitamin C

Tertarik untuk buat kulit lebih cerah? Jika iya, coba perawatan yang satu ini, infus vitamin C. Infus? Bukan suntik? Iya, infus. Faktanya, suntik dan infus vitamin C jelas beda proses pengerjaannya, dan tentunya beda hasil yang disuguhkan. Kami pun berbincang dengan dr. Yeyen Yovita Mulyana, SpKK., M.Kes. soal suntik, infus, dan bagaimana vitamin C bisa bikin kulit jadi lebih cerah.

Nah, salah satu perbedaan suntik dan infus vitamin C adalah dari dosisnya. �Kalau suntik biasanya dosis vitamin C yang dimasukkan rendah, biasanya hanya sekitar 1-2 gram tergantung dari dokternya. Kalau infus justru vitamin C-nya bisa dimasukkan lebih tinggi yakni 4-5 gram,� jelas dr. Yeyen. Nah, satu hal yang perlu kamu ketahui soal dosis vitamin C untuk tubuh ini, ternyata ada batas amannya lho! Batas aman dosis vitamin C untuk proses dimasukkan ke tubuh adalah 8 gram. Untuk perharinya, disarankan hanya mengonsumsi vitamin C sebanyak 1 gram. �Jika terlalu banyak, justru vitamin C ini akan mengganggu kinerja ginjal dan ulu hati, bisa juga menyerang maag,� tambahnya.

Next

infus vitamin c

Beda Hasil

Itu kalau bicara dosis. Nah, ternyata suntik dan infus vitamin C ini juga memiliki perbedaan soal hasil yang diberikan. Untuk orang yang menginginkan efek kulit yang cerah, dr. Yeyen biasanya justru tidak menyarankan suntik vitamin C karena suntik hanya akan memberikan stamina dan rasa segar, namun tidak menjanjikan efek cerah. �Saya punya pasien yang memiliki kulit di bawah tingkat warna kulit gelap seperti orang Papua, setelah dua tahun rutin infus selama dua kali seminggu, sekarang kulitnya justru lebih cerah merata daripada saya,� cerita dermatologist yang membuka klinik di Klinik RN, Jl. Radio I No. 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini.

Lalu, bagaimana sih proses infus vitamin C ini? Ternyata infus vitamin C dilakukan sama seperti yang biasa dilakukan di rumah sakit, yakni dengan memasukkan selang dengan jarum ke pembuluh vena. Selang tersebut akan terhubung ke kantong cairan yang berisi vitamin C. Namun nyatanya tak hanya vitamin C yang dimasukkan dalam kantong cairan tersebut. �Isinya memang sebagian besar vitamin C, namun ada beberapa dokter yang mencampurkan bahan lain seperti Glutathione. Glutathione ini adalah senyawa antioksidan yang akan membuat kinerja infus ini lebih maksimal,� jelasnya.

Next

infus vitamin c

Harus Rutin

Sebelum melakukan infus vitamin C ini, pasien awalnya akan berkonsultasi terlebih dahulu soal riwayat kesehatannya. Jika masih memiliki maag, tentunya penyakit tersebut harus disembuhkan terlebih dahulu. Kemudian dicek juga soal riwayat penyakit lainnya seperti ginjal dan ulu hati. Selanjutnya harus lolos cek darah dan urine, baru bisa dilakukan infus vitamin C ini.

Nah, jika baru pertama kali melakukan infus vitamin C ini, pasien akan disarankan untuk rutin melakukannya seminggu dua kali. Dalam 1-3 bulan pertama pasien akan dilihat perkembangannya. Jika masih aman dengan tidak ada gejala yang mengkhawatirkan, pasien boleh menurunkan rutinitas infus menjadi satu minggu sekali. �Jika dalam bulan keempat pasien masih ingin lebih cerah lagi, oke, saya turunkan menjadi sebulan sekali. Saya tak menyarankan untuk melakukan infus ini lebih dari 6 bulan,� jelas speasialis kulit yang juga bekerja di Siloam Hospital Kebon Jeruk tersebut.

Next

infus vitamin c

Efek Setelahnya

Setelah infus biasanya pasien akan langsung merasa segar, namun jika pasien justru merasa pusing dan tensi turun, maka infus selanjutnya tak disarankan untuk dilakukan. Setelah satu kali pengerjaan juga akan terlihat kondisi kulit pasien yang mulai terlihat lebih cerah, namun memang belum signifikan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk efek yang maksimal, infus vitamin C yang memakan biaya sekitar Rp400 ribuan satu kali treatment ini harus dilakukan secara rutin. Mulai dari seminggu dua kali hingga satu kali dalam sebulan.

Lalu apakah infus vitamin C ini adiktif? �Tidak. Justru soal adiktif itu dari orangnya. Banyak yang justru takut kembali jadi gelap karena sudah tidak infus padahal bukan ini yang terjadi. Jika pasien benar-benar rutin mengonsumsi asupan vitamin C dari buah, sayur, vitamin tambahan, kulit tak akan kembali gelap seperti sebelum disuntik,� ujar dr, Yeyen. Tapi bukan artinya kamu malah sengaja tanning di pantai. Lakukan rutinitas di luar ruangan yang normal dan jangan lupa menggunakan sunscreen sebagai perlindungan tambahan. Satu pesan dari dr. Yeyen, �Cukup minum vitamin C aja setiap hari karena itu bisa menjaga kadar vitamin C yang sudah ada dalam tubuh,� tutupnya.

Jadi bagaimana, Fimelova? Berbeda dengan produk pencerah yang diolekskan ke kulit, infus vitamin C ini justru bisa lebih menjanjikan kulit cerah yang merata karena vitamin C yang diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah. Tempting? Of course. 

What's On Fimela
Loading