Sukses

Beauty

Tidak Marah, Tapi Pengantin Ini Melempar Piring

Ada yang tahu nggak Ladies tentang tradisi pasangan pengantin Jawa memecahkan telur saat prosesi pernikahan? Benar yang itu. Nah, kali ini yang dipecahkan bukan telur, tapi piring! Tradisi ini berasal dari salah satu Negara di Eropa, Republik Ceko.

Di awal prosesi resepsi pernikahan ala Republik Ceko, sebuah piring dipecahkan dengan cara dilemparkan oleh pasangan pengantin. Tidak hanya melempar, mereka juga bertanggungjawab untuk membersihkan pecahan piring itu berdua.

Mengapa harus memecahkan piring? Jawaban pertanyaan ini dijelaskan destination-wedding.cz bahwa tradisi memecahkan piring memiliki dua pemahaman, pertama memecahkan piring memberi rasa bahagia pada pasangan pengantin tersebut.

Kedua, mengumpulkan pecahan piring berdua disimbolkan sebagai keharmonisan. Apabila pasangan berhasil mengumpulkan semua pecahan, maka kemungkinan dalam kehidupan pernikahan, mereka akan mampu mengatasi segala masalah yang terjadi dengan solid.

Tidak hanya di Republik Ceko, ternyata tradisi ini juga dilakukan di banyak negara. Pemahaman akan ritual ini juga tidak jauh berbeda dari yang di pahami di Ceko. Ritual lempar piring dilakukan oleh pasangan pengantin sebagai pertanda bahwa, mereka pasti akan mendapat rintangan sepanjang bahtera perkawinan mereka.

Maka, dengan melempar piring saat menikah, hal ini dipercaya sebagai persiapan akan berbagai kemungkinan tak menyenangkan di masa depan. Sekaligus sebagai harapan bahwa mereka akan beruntung dan langgeng sepanjang hidup.

Wah, ternyata tidak hanya saat marah saja kita lempar piring ya Ladies.

Orista V Anggraningtyas

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading