Sukses

Beauty

Penyakit Keputihan Wanita Bacterial Vaginosis dan Komplikasinya

Ladies, keputihan memang sering dianggap enteng. Padahal, penyakit keputihan wanita macam bacterial vaginosis dapat sebabkan komplikasi pada beberapa kondisi tertentu lho.Disebutkan dalam patient.co.uk, kondisi yang perlu diwaspadai ketika Anda terserang bacterial vaginosis atau BV adalah pada masa kehamilan, operasi, dan ketika menderita infeksi lain.

Kehamilan
Pada masa kehamilan, bacterial vaginosis yang tidak diobati dengan benar dapat menimbulkan berbagai gangguan lanjutan bagi kandungan dan janin. hati-hati Ladies, karena keputihan yang kelihatannya sepele ini bisa menyebabkan kelahiran premature, kurangnya berat badan bayi (di bawah rata-rata berat bayi normal), hingga keguguran. Tidak hanya itu, setelah proses persalinan pun, Anda beresiko untuk terserang infeksi di dalam uterus atau rahim sebagai lanjutan dari infeksi BV ini.

Operasi
Jika seseorang menderita bacterial vaginosis, maka ketika kebetulan ia menjalani operasi yang berkaitan dengan rahim, resiko timbunya infeksi pasca operasi akan meningkat. Operasi tersbut misanya saja adalah operasi histerektomi atau operasi pengangkatan kandungan. Namun, biasanya dokter akan memberikan antibiotik sebelum melakukan operasi-operasi sejenis.

Infeksi-Infeksi Lain
Bacterial vaginosis yang tidak terawat bisa meningkatkan resiko Anda terkena HIV lho, Ladies. Jika Anda berhubungan intim dengan seseorang yang menderita HIV, maka bakteri-bakteri yang tumbuh abnormal pada lendir kewanitaan tersebut akan menjadi penghantar yang baik bagi virus HIV. Selain itu, bacterial vaginosis juga bisa berujung pada peradangan panggul.

Waduh, hati-hati dengan area kewanitaan Anda ya, Ladies. Segera berikan perawatan yang tepat apabila Anda menemukan gejala keputihan abnormal pada kewanitaan Anda.

Oleh: Addenda Dewi S.

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading