Sukses

Fashion

Melihat Karya dari Hati 5 Desainer Tanah Air di Panggung JFW 2021

Fimela.com, Jakarta JFW (Jakarta Fashion Week) 2021 kembali diselenggarakan dan untuk pertama kalinya hadir dalam format virtual melalui berbagai platform digital. Salah satunya adalah live streaming di aplikasi Lazada.

Di panggung JFW 2021, Lazada menghadirkan tema "The Show of Hearts." Lazada ingin mengapresiasi perjuangan dari hati para desainer, terutama di masa pandemi ini.

Lazada menggandeng 5 desainer muda kenamaan tanah air, yaitu 3Mongkis, SSST, HAM! Jeansku, Nadjani, dan Warning Clothing. Masing-masing desainer akan ditampilkan di tanggal 27 dan 28 November 2020 mendatang.

1. 3Mongkis

Salah satu visi yang dimiliki 3Mongkis adalah turut mengambil bagian dalam gerakan fashion yang berkelanjutan. Mereka percaya bahwa setiap langkah kecil dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Hetty Awi selaku pemilik brand 3Mongkis mengawali kariernya di industri fashion dengan membantu bisnis keluarga di bidang garmen. Melalui dedikasinya dalam berkarya dan menciptakan koleksi terbaik, Hetty berhasil membuka toko offline di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta.

Salah satunya adalah di Plaza Indonesia pada bulan Februari 2020. Pandemi tidak membuat Hetty menyerah, 3Mongkis dipasarkan secara daring, seperti melalui e-commerce dan memanfaatkan fitur instagram live untuk melakukan live shopping.

Selain itu, 3Mongkis juga berkolaborasi dengan beberapa figur inspiratif ternama, seperti Nadcil dan Kallula. 3Mongkis memiliki semangat yang besar untuk terus menciptakan koleksi yang lebih baik dan beragam, salah satunya adalah koleksi yang akan dihadirkan di panggung JFW 2021.

 

 

2. SSST (Super Sentimental Secret Theory)

SSST adalah brand yang lahir di masa pandemi dan sejak awal berdiri sangat memahami keterbatasan yang ada, sehingga seluruh kolaborasi dan komunikasi dilakukan secara virtual. Digagas oleh desainer asal Bandung, Mielka Raputra Bardin, setiap koleksinya membawa pesan kebersamaan yang sangat kental.

3. HAM! Jeansku

Tiga tahun berkarya, tim desainer HAM! Jeansku berhasil menggabungkan seni dan kebanggaan atas jati diri sebagai warga negara Indonesia melalui koleksi denim mereka. Dimulai sejak Oktober 2017 dan digawangi oleh Vincent Mikhael Ham yang memang telah menekuni dunia garmen sejak masih berada di bangku SMA.

Awalnya, brand ini hanya fokus pada produksi dan penjualan celana jeans saja, namun sekarang telah merambah pada produksi kaus dan jaket streetwear. Setiap produk HAM! Jeansku dibuat oleh artisan tanah air dengan motif zigzag khas corak Indonesia.

Untuk koleksi tahun ini, HAM! Jeansku berkolaborasi dengan artisan dari Bekasi dan Jakarta Barat. Melalui slogan "More Than Just the Blue in Jeans," HAM! Jeansku ingin berbagi cerita dan menyajikan sesuatu lebih dari denim.

4. Nadjani

Brand busana muslimah ini diciptakan oleh Nadya Amatullah Nizar. Melalui motif print flora dan pemilihan warna yang tegas, menjadikan koleksi brand ini memiliki ciri khas tersendiri yang selalu diminati.

Inspirasinya dari bentuk tumbuhan, bunga, dan warna-warna yang luar biasa. Nadjani juga baru saja menghadirkan koleksi mukena, set pakaian olahraga, dan celemek.

5. Warning Clothing

Brand asal Bandung ini berawal di tahun 2000. Di tahun 2010, Noviana, mantan graphic designer dan art director ikut bergabung menjadi keluarga baru Warning Clothing. Setelah Noviana masuk, Warning Clothing memiliki warna baru, yaitu konsep yang basic, kasual, simple, dan timeless.

Brand ini ditujukan untuk mereka yang memilih menjadi berbeda dengan cara yang halus. Melalui slogan "Slice of Life," Warning Clothing ingin selalu bisa mengiringi perjalanan hidup di setiap era, membingkai, menyampaikan, dan memaknai kehidupan dengan cara yang unik.

Setiap koleksi di atas akan tersedia di Lazada, melalui kanal Style Space mulai tanggal 26 November 2020 mendatang. Kamu juga bisa langsung membeli koleksi yang ditampilkan melalui fitur See Now Buy Now.

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Fashion Out While Staying In, Menyaksikan IPMI Trend Show 2021 dalam Format Virtual
Artikel Selanjutnya
Perempuan Pertama dengan Seragam Kepolisian Berhijab di New Zealand