Sukses

Fashion

Tren Batik dengan Nuansa Retro di Koleksi Terbaru Bateeq

Fimela.com, Jakarta Batik masuk dalam warisan dunia UNESCO asal Indonesia yang diperingati setiap 2 Oktober. Menyambut hari Batik, merek lokal Bateeq mencoba terobosan baru dengan menghadirkan nuansa retro di koleksi terbarunya.

Nostalgia, menjadi koleksi batik runway terbaru Bateeq yang diluncurkan pada 31 Agustus 2021. Dengan mengaplikasikan nuansa retro pada motif batik, koleksi ini dikemas dengan gaya sartorial dan preppy.

Tekstur batik Kawung pada kain Jacquard, koleksi ini memadukan dua warna, yakni biru dan hitam. Daya tarik utama dari koleksi ini terletak pada layers dan kerah yang dapat difungsikan menjadi tali atau pita dengan siluet yang loose.

Dihadirkan juga aksesori, seperti quilted square dan tas circle shoulder multifungsi. Tas ini bisa dialihfungsikan dengan melipatkanya menjadi tas tangan.

 

Memadukan dua motif

Di koleksi Nostalgia sendiri dihadirkan Tinari, sebuah perhitungan khusus perjodohan dalam weton Jawa sebagai motif utama. Harapan pada pasangan Tinari digambarkan dalam dua jenis motif yakni Kawung berbentuk bulat dengan motif Banji berbentuk garis.

Motif Kawung memiliki arti kesempurnaan, kemurnian, dan kesucian. Sementara motif Banji memiliki arti keteraturan dalam kehidupan. Motif ini hadir dalam13 koleksi untuk perempan dan delapan koleksi untuk laki-laki.

Tidak hanya sekadar menghadirkan koleksi batik demi melestarikan budaya Indonesia, Bateeq juga melakukan pemberdayaan masyarakat yang sejak lama telah menjadi pengrajin di industri serupa. Salah satunnya dengan mengirimkan hasil olahan sisa kapas milik PT Dan-Liris kepada para pekerja lansia di Klaten untuk ditenun menjadi bahan lurik. Bahan inipun dihadirkan dalam koleksi Runway, termasuk koleksi Nostalgia.

Simak video berikut ini

#elevate women

What's On Fimela
Loading