Sukses

Fashion

Bisa Tetap Stylish, Tips Anti Impulsif Belanja Baju Anak

Fimela.com, Jakarta Ketika sudah menjadi orangtua, perilaku belanja pakaian tidak lagi berpusat pada diri sendiri, melainkan untuk anak. Tidak jarang, orangtua memilih belanja baju anak ketimbang untuk diri sendiri.

Tidak bisa dipungkiri jika orangtua ingin memberikan pakaian yang terbaik untuk sang anak. Dengan beragam pilihan yang ada dan juga kemudahan yang ditawarkan oleh era digital, orang tua kini hanya tinggal mengklik untuk membuat pesanan. Meski tren busana anak sangat menarik untuk terus dipantau, tanpa disadari orang tua bisa pula menjadi impulsif dan boros karena mengikuti hal tersebut.

Dalam memilah dan memilih pakaian untuk sang buah hati, orang tua tentu tidak boleh gegabah. Terkesan sepele dan sering dilewatkan, berikut 5 tips untuk selalu update dengan tren baju anak terkini namun tidak kalap saat berbelanja.

1. Pakaian basic dengan warna netral

Warna-warna netral seperti krem, gading, hijau sage, hitam, abu-abu, dan putih adalah jenis warna yang bisa dipadukan dengan warna-warna lainnya. Meski terkesan minimalis, warna-warna tersebut secara umum memberikan kesan chic-style.

Pakaian basic seperti T-shirt, legging, dan celana pendek dengan warna ini juga dapat dipakai berulang kali bahkan bersamaan dengan warna lainnya, sehingga memudahkan orang tua dalam mix and match baju anak, tanpa perlu membeli banyak pakaian.

 

2. Pilih model yang timeless

Ketika mengunjungi toko atau berbelanja daring tak jarang orangtua terpikat dengan baju-baju yang menggemaskan. Namun terkadang beberapa model pakaian hanya bisa dikenakan di waktu-waktu tertentu saja.

Seperti tutu dress yang cenderung hanya bisa dipakai saat pesta dan vest anak yang juga tidak akan terpakai sering, juga bisa membuat anak berkeringat, jenis-jenis pakaian ini tidak perlu dibeli banyak-banyak karena akan jarang dipakai. Dengan menerapkan prinsip memilih pakaian dengan model yang timeless ini, orang tua tidak perlu membeli pakaian terus-menerus.

3. Walaupun promonya menarik, coba cek lemari kembali

Sudah menjadi rahasia umum bahwa potongan harga menjadi iming-iming untuk kita berbelanja. Nah, walaupun diskon yang ditawarkan membuat kita tergiur ada baiknya kita mengecek kembali lemari anak terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. Terkadang ada beberapa warna atau model yang ternyata sudah pernah kita beli dan masih bisa dipakai.

 

4. Pilih baju yang nyaman dengan bahan yang berkualitas

Beberapa bahan pakaian anak memiliki waktu pakai yang singkat dikarenakan kualitasnya yang kurang baik. Ada pula beberapa bahan yang tidak menyerap keringat dengan baik atau bahkan bisa mengiritasi kulit.

Pakaian yang nyaman tentu menjadi aspek penting untuk dipertimbangkan. Jika anak merasa kurang nyaman dengan pakaiannya, maka aktivitasnya bisa terganggu. Akhirnya, pakaian yang kurang nyaman tersebut juga tidak akan kita kenakan kembali kepada anak. Itulah mengapa penting bagi orangtua untuk memilih pakaian dengan bahan yang berkualitas, selain membuat anak nyaman, pakaian akan lebih tahan lama, sehingga orangtua tidak perlu terlalu sering membeli pakaian anak.

5. Pakai pakaian edisi eksklusif

Selain pakaian basic untuk sehari-hari, orangtua juga bisa membeli beberapa pakaian eksklusif atau edisi terbatas. Model pakaian ini memberi kesan unik dan tidak banyak dikenakan oleh orang lain. Edisi eksklusif yang ditawarkan oleh brand beragam, seperti Makuku yang dalam waktu dekat akan meluncurkan clothing line kolaborasi dengan Doraemon.

Hadir dalam model dress untuk anak perempuan dan jumpsuit, produk hasil kolaborasi dengan kartun legendaris Doraemon ini cocok dikenakan anak saat di rumah atau pun ketika beraktivitas di luar ruangan. Produk Exclusive Collaboration MAKUKU X Doraemon ini juga buat kita bernostalgia tentang si pemilik kantong ajaib dan baling-baling bambu.

Simak video berikut ini

#elevate women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
3 Tips Memilih Kaos Anak dengan Material Katun Nyaman untuk si Super Aktif