Sukses

Fashion

Pesona Anggika Bolsterli Tampil Anggun Berkebaya, Gelar Tedak Siten Sang Putra Kental Adat Jawa

Fimela.com, Jakarta - Momen sakral bertemu sentuhan personal terasa begitu kuat dalam perayaan tedhak siten putra pertama Anggika Bolsterli. Tradisi turun-temurun masyarakat Jawa ini menjadi cara Anggika merayakan akar budayanya sebagai perempuan berdarah Swiss–Madiun, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai leluhur kepada sang buah hati, Arya.

Digelar dengan nuansa hangat dan intim, prosesi tedak siten putra Anggika Bolsterli tersebut tidak hanya sarat makna, tetapi juga memancarkan estetika yang begitu menawan. Detail dekorasi khas Jawa seperti gebyok kayu ukir, janur, serta ornamen tradisional memperkuat suasana, menjadikan momen ini terasa klasik namun tetap relevan dengan sentuhan modern.

Kebaya Lembut yang Memancarkan Keanggunan

Dalam potret yang beredar, Anggika tampil begitu anggun dalam balutan kebaya bernuansa lembut. Ia memilih kebaya kutubaru berwarna krem dengan detail bordir halus yang memberikan kesan feminin sekaligus elegan. Siluetnya yang sederhana namun refined membuat keseluruhan tampilan terlihat effortless, tanpa kehilangan sentuhan tradisional.

Padanan kain batik dengan motif klasik dalam palet warna biru keemasan semakin memperkaya tampilannya. Kain tersebut dililit rapi, menciptakan harmoni antara warna dan tekstur yang memanjakan mata. Detail aksesori yang minimal. seperti kalung emas dan riasan wajah natural, membuat pesona Anggika terasa semakin autentik dan tidak berlebihan.

Rambut yang ditata sleek ke belakang melengkapi keseluruhan look, menghadirkan kesan bersih, dewasa, dan penuh ketenangan. Aura keibuan yang hangat pun terpancar jelas, terlebih saat ia menatap sang buah hati dengan penuh kasih.

Harmoni Gaya Keluarga yang Serasi

Tak hanya Anggika, sang suami, Omar Armandiego, juga tampil selaras dalam balutan busana tradisional Jawa yang santai namun tetap stylish. Ia mengenakan atasan bernuansa netral dipadukan dengan kain batik bermotif geometris, menciptakan tampilan yang maskulin namun tetap understated.

Sementara itu, Arya tampil menggemaskan dalam balutan busana tradisional mini yang senada dengan nuansa keluarga. Kombinasi warna lembut dan motif klasik membuat ketiganya terlihat begitu harmonis, seperti potret keluarga yang memadukan cinta, budaya, dan gaya dalam satu frame yang indah.

Melalui momen ini, Anggika tidak hanya merayakan tonggak kehidupan sang anak, tetapi juga menunjukkan bahwa tradisi bisa tetap hidup dan relevan, bahkan tampil begitu stylish, di tengah kehidupan modern.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading