Sukses

FimelaMom

Anak Sering Demam dan Sulit Menelan? Waspadai Amandel

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, anak yang sering demam, mengeluh sakit tenggorokan, hingga sulit menelan makanan perlu mendapatkan perhatian khusus. Keluhan ini tidak boleh dianggap sepele, karena bisa menjadi tanda adanya masalah pada amandel atau tonsil. Amandel yang meradang dapat mengganggu aktivitas anak, menurunkan nafsu makan, bahkan memengaruhi jam tidurnya.

Amandel adalah dua jaringan berbentuk bulat di bagian belakang tenggorokan yang berfungsi sebagai benteng pertahanan tubuh dari virus dan bakteri. Namun ketika daya tahan tubuh menurun atau anak terlalu sering terpapar kuman, amandel bisa mengalami peradangan yang dikenal sebagai tonsilitis.

Tanda Amandel Bermasalah pada Anak

Beberapa gejala amandel yang sering muncul pada anak antara lain demam berulang, nyeri tenggorokan, dan kesulitan menelan. Anak juga bisa mengeluh sakit saat mengunyah atau menelan makanan, bahkan menolak makan karena rasa tidak nyaman di tenggorokan.

Amandel yang membesar dapat menyebabkan suara anak terdengar sengau, napas berbau, dan anak sering bernapas melalui mulut. Pada beberapa kasus, anak juga bisa mengalami mendengkur saat tidur karena saluran napas menjadi lebih sempit.

Penyebab Amandel Sering Kambuh

Amandel bisa meradang karena infeksi virus maupun bakteri. Anak yang sering bermain di lingkungan ramai, kurang menjaga kebersihan tangan, atau memiliki daya tahan tubuh yang lemah lebih rentan mengalami tonsilitis.

Paparan asap rokok, polusi udara, serta kebiasaan mengonsumsi minuman dingin berlebihan juga dapat memicu iritasi pada tenggorokan dan memperburuk kondisi amandel.

Dampak Jika Amandel Tidak Ditangani

Amandel yang sering kambuh dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Anak menjadi mudah lelah, sulit tidur, dan kurang fokus saat belajar. Nafsu makan yang menurun juga dapat menyebabkan berat badan anak sulit naik.

Jika dibiarkan, infeksi amandel berulang berisiko menimbulkan komplikasi, seperti infeksi telinga, sinusitis, hingga gangguan pernapasan saat tidur.

Cara Membantu Mencegah Amandel Kambuh

Orangtua dapat membantu mencegah amandel kambuh dengan membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain. Pastikan anak cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta minum air putih yang cukup setiap hari.

Hindari memberikan makanan terlalu dingin dan jauhkan anak dari paparan asap rokok. Jika anak sering mengalami keluhan amandel, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Segera bawa anak ke dokter jika demam tinggi tidak kunjung turun, nyeri tenggorokan semakin parah, atau anak tampak sangat sulit menelan. Pemeriksaan lebih lanjut akan membantu menentukan apakah anak membutuhkan pengobatan khusus atau tindakan lanjutan.

Sahabat Fimela, amandel memang sering dialami anak, namun tetap perlu diwaspadai. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, anak bisa kembali beraktivitas dengan nyaman dan tumbuh sehat setiap hari.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading