Sukses

FimelaMom

Kesalahan Pola Komunikasi yang Sering Tak Disadari oleh Orangtua

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, komunikasi merupakan kunci penting dalam hubungan orangtua dan anak. Tanpa disadari, cara orangtua berbicara sehari-hari justru bisa membuat anak merasa tidak dipahami, bahkan terluka. Padahal niat orangtua tentu ingin yang terbaik untuk anak.

Kesalahan komunikasi ini sering dianggap sepele karena sudah menjadi kebiasaan. Yuk, kenali beberapa pola komunikasi orangtua yang sering tidak disadari agar hubungan dengan anak semakin hangat dan harmonis.

1. Terlalu Sering Menghakimi

Tanpa disadari banyak orangtua sering memberi cap pada anak, seperti mengatakan “kamu malas banget” atau “kamu bandel.” Kata-kata ini bisa menyakiti perasaan anak. Nyatanya anak lebih membutuhkan penjelasan tentang bagaimana cara memperbaikinya, bukan label yang membuat dirinya sangat buruk.

2. Membandingkan Anak dengan Orang Lain

Ucapan seperti “coba lihat teman kamu” atau “kenapa tidak seperti kakakmu” bisa menurunkan rasa percaya diri anak. Setiap anak punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Membandingkan hanya membuat anak merasa pesimis yang sudah dilakukan.

3. Tidak Mendengarkan Sampai Anak Selesai Bicara

Orangtua sering langsung menyela atau menasihati sebelum anak selesai bercerita. Hal ini bisa membuat anak enggan terbuka di kemudian hari. Mendengarkan sampai selesai membantu anak merasa didengar untuk mengekspresikan perasaannya.

4. Menunda Obrolan Penting

Kesibukan sering membuat orangtua menunda obrolan dengan anak. Jika terlalu sering ditunda, anak merasa bukan lagi menjadi prioritas. Meluangkan waktu meski sebentar dapat memperkuat ikatan dengan anak.

5. Menggunakan Nada Tinggi saat Emosi

Saat emosi, orangtua sering berbicara dengan nada tinggi atau membentak. Cara ini justru membuat anak merasa takut dan tidak benar-benar mendengarkan pesan yang disampaikan. Jika orangtua menenangkan diri terlebih dulu sebelum berbicara, anak akan lebih mudah memahami dan menerima nasihat.

Sahabat Fimela, memperbaiki pola komunikasi tidak harus sempurna, tetapi dimulai dari kesadaran diri orangtua. Dengan lebih mendengarkan, memahami, dan menghargai perasaan anak, hubungan orangtua dan anak akan tumbuh lebih hangat. Yuk mulai perbaiki komunikasi dengan anakmu mulai sekarang!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading