Sukses

FimelaMom

Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Ibu Hamil

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, masa kehamilan adalah momen istimewa yang membutuhkan perhatian, terutama dalam memilih makanan sehari-hari. Asupan yang dikonsumsi ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan tumbuh kembang janin. Penting bagi ibu hamil untuk lebih selektif dalam menentukan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Tidak semua makanan yang tampak segar dan lezat aman dikonsumsi selama hamil. Beberapa jenis buah dan makanan tertentu justru bisa menimbulkan risiko jika dikonsumsi berlebihan. Kesadaran akan makanan yang perlu dihindari dapat membantu ibu menjalani kehamilan dengan lebih tenang.

Selain nanas, pepaya, dan daun pepaya, ibu hamil juga sebaiknya menghindari durian. Buah ini mengandung alkohol alami serta kadar gula dan kalori yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan selama kehamilan. Agar kehamilan tetap sehat, penting bagi ibu hamil untuk tahu daftar makanan yang tidak dikonsumsi masa kehamilan.

1. Makanan Mentah atau Setengah Matang

Makanan seperti sushi dengan ikan mentah, telur setengah matang, kue pancong dengan adonan yang lumer, atau daging grill yang belum matang sempurna berisiko mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Listeria. Infeksi dari bakteri ini dapat menyebabkan gangguan serius pada kehamilan. Pastikan semua makanan dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.

2. Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu mentah dan produk olahannya seperti keju dari susu mentah berisiko mengandung bakteri Listeria. Bakteri ini dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur. Selalu pilih susu dan produk turunannya yang berlabel pasteurisasi untuk keamanan.

3. Jeroan

Jeroan seperti hati ayam atau sapi memang kaya zat besi, tetapi juga mengandung vitamin A dalam jumlah tinggi. Konsumsi vitamin A berlebihan dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada janin. Sebaiknya batasi atau hindari konsumsi jeroan selama hamil.

4. Makanan Tinggi Gula dan Lemak

Makanan manis berlebihan, minuman bersoda, serta makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional dan kenaikan berat badan berlebih. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Pilih camilan sehat seperti buah segar atau kacang-kacangan.

5. Makanan dengan Kandungan Pengawet Tinggi

Makanan instan, makanan kaleng, dan camilan dengan bahan pengawet sebaiknya dibatasi. Kandungan natrium dan zat aditif di dalamnya dapat memengaruhi tekanan darah dan kesehatan ibu hamil secara keseluruhan.

Sahabat Fimela, memilih makanan yang tepat sangat penting selama kehamilan. Hindari makanan yang berisiko, agar kesehatan ibu dan janin bisa lebih terjaga. Yuk mulai biasakan pola makan sehat dan konsultasikan ke dokter jika ragu memilih makanan, agar kehamilan tetap aman dan nyaman.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading