Sukses

Health

Sebelum Memutuskan Jadi Tuan Rumah Suatu Acara, Pertimbangkan 6 Langkah Mencegah Penyebaran COVID-19 Ini

Fimela.com, Jakarta Saat ini mungkin sudah banyak orang yang berani mengadakan pertemuan kecil, seringkali hanya berupa perayaan dengan keluarga dekat atau kerabat. Ya, tahun ini memang situasinya sedikit berbeda, lebih dari separuh masyarakat Indonesia telah divaksinasi lengkap, dan kasus COVID-19 memang telah turun secara signifikan.

Namun, jika kamu akan memutuskan untuk menjadi tuan rumah dari suatu acara, sebaiknya pertimbangkan beberapa langkah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Ini adalah beberapa tindakan yang harus sebaiknya diambil untuk menjaga semua orang tetap aman.

CDC baru saja merilis paduan liburan dan menyarankan semua orang memakai masker saat berkumpul di dalam ruangan. Dilansir dari huffpost.com, berikut ini adalah beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat kamu memutuskan untuk menjadi tuan rumah dari suatu acara di masa pandemi COVID-19.

1. Minta tamu untuk divaksinasi

CDC mengatakan bahwa orang yang divaksinasi penuh, sebagian besar bisa melanjutkan kegiatan pra pandemi mereka, termasuk berkumpul dengan orang-orang yang divaksinasi lengkap lainnya. Jadi, meminta agar semua orang yang menghadiri acara di rumah, divaksinasi adalah hal yang masuk akal.

Namun, mengangkat status vaksinasi bisa menjadi topik yang sensitif. Bersikap jujur adalah pendekatan terbaik, walaupun sulit, tapi lakukan hal yang memang penting untuk dilakukan.

2 Lakukan tindakan pencegahan ekstra dengan tamu yang tidak divaksinasi

Berhati-hatilah dengan menekankan jarak sosial, minta para tamu untuk memakai masker dan medudukkan semua orang di luar atau di area dengan banyak ventilasi. CDC menyarankan untuk meningkatkan ventilasi di rumah saat menjamu pengunjung dengan membuka jendela dan pintu, atau menempatkan kipas angin di jendela yang terbuka untuk mengeluarkan udara dan menarik udara segar. Minta tamu yang tidak divaksinasi untuk melakukan tes COVID-19 beberapa hari sebelum acara.

 

 

3. Perhatikan jumlah kasus dan tingkat vaksinasi di daerahmu

Tingkat penularan dan vaksinasi COVID-19 berbeda-beda di setiap komunitas. Lacak apa yang terjadi di daerahmu saat kamu merencanakan pertemuan.

Periksa risiko individu juga. Jika beberapa tamu mengalami gangguan kekebalan atau ada anak-anak yang belum bisa divaksinasi, ubah daftar undangan dan caramu menyambut tamu.

4. Selenggarakan pertemuan di luar ruangan

Jika cuaca mendukung, pertemuan luar ruangan adalah alternatif yang lebih aman. Dan jangan lupa untuk tetap melakukan protokol kesehatan, seperti minta tamu untuk mencuci tangan mereka, menyediakan pembersih tangan, dan meminta orang yang sakit untuk tetap di rumah.

5. Hindari menyediakan makanan prasmanan

Walaupun COVID-19 menyebar melalui tetasan pernapasan, batasi kontak, cuci tangan, dan bersihkan permukaan benda-benda yang sering disentuh. Sediakan saja makanan untuk semua tamu.

6. Buat pertemuan yang lebih sederhana

COVID-19 kemungkinan masih akan ada di masa mendatang, dengan varian baru yang terus muncul. Kamu tidak perlu menghindari melakukan sesuatu, hanya perlu ambil tindakan pencegahan yang memang penting.

#Elevate Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Kemenkes Ungkap Varian Omicron Hasil Kombinasi Mutasi Delta, Alpha, Beta, Gamma
Artikel Selanjutnya
10 Update Terbaru tentang COVID-19 Varian Omicron yang Berisiko Tinggi dari WHO