Sukses

Health

Penyebab Kurang Darah Pada Ibu Hamil yang Wajib Diwaspadai

Fimela.com, Jakarta Kehamilan tentunya jadi kabar yang menggembirakan bagi pasangan yang telah lama menunggu buah hati. Kehamilan kemudian dianggap berkaitan dengan kebahagiaan. Namun nyatanya proses kehamilan tidak semudah dan semenyenangkan yang diperkirakan.

Ada banyak hal yang dialami ibu hamil selama masa kehamilan. Misalnya seperti mual atau morning sickness hingga merasa pusing dan sakit kepala. Meskipun kondisi tersebut adalah hal yang cukup ringan, namun tidak boleh disepelekan karena bisa memengaruhi kesehatan ibu dan janin yang ada dalam kandungan.

Pusing yang dialami ibu hamil bisa jadi disebabkan oleh berbagai hal, seperti kekurangan darah. Kalau ibu hamil mengalami kekurangan darah, maka hal tersebut bisa dibilang cukup fatal. Sebelum mengetahui cara mengatasinya, Moms harus mengetahui penyebab terlebih dahulu. Berikut penyebab kurang darah pada ibu hamil yang harus diwaspadai.

Penyebab Kurang Darah Pada Ibu Hamil

1. Kekurangan zat besi

Selama kehamilan, tubuh membutuhkan zat besi dua kali lipat lebih banyak. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan hemoglobin, yang merupakan bagian dari sel darah merah. 

Kebutuhan zat besi meningkat karena selama kehamilan volume darah yang diperlukan meningkat 30 hingga 50 persen. Hal ini terjadi karena tubuh membutuhkan lebih banyak darah sehingga dapat membawa oksigen, bukan cuma untuk ibu, tapi juga untuk calon bayi.

 

2. Kurangnya asupan folat atau asam folat

Kurang darah atau anemia pada ibu hamil juga bisa terjadi karena kurangnya asupan folat. Folat bersama dengan nutrisi lainnya seperti vitamin B12 dan vitamin C berperan dalam proses pembentukan sel darah merah baru dan sehat. Karena selama kehamilan darah merah yang dibutuhkan tubuh lebih dari biasanya, maka asupan folat atau asam folat juga harus lebih banyak. 

Jika tidak, maka bisa menimbulkan terjadinya anemia. Tak cuma anemia, kurangnya folat dapat menyebabkan cacat lahir (Spina Bifida) pada bayi dan rendahnya berat bayi saat lahir. Itu sebabnya, bagi wanita yang berencana untuk hamil, sudah dianjurkan untuk memperbanyak asupan folat atau asam folat, seperti yang terkandung dalam sayuran hijau atau mengkonsumsi suplemen asam folat.

3. Kekurangan vitamin B12

Penyebab ibu hamil kurang darah atau anemia yang selanjutnya adalah kurangnya asupan vitamin B12. Sama seperti folat, vitamin B12 di dalam tubuh diperlukan dalam pembentukan sel darah merah. Karena itu, kekurangan vitamin B12 saat hamil bisa berakibat terjadinya anemia. Selain itu, bayi dapat lahir cacat dan lahir sebelum waktunya (prematur).

Gejala Kurang Darah Pada Ibu Hamil

Berikut gejala kurang darah saat hamil yang harus Moms waspadai:

  • Kulit,bibir, dan kuku terlihat pucat
  • Merasa lelah atau lemah
  • Pusing
  • Sesak nafas
  • Detak jantung cepat
  • Kesulitan berkonsentrasi

Cara Mengatasi Kurang Darah Saat Hamil

Untuk mencegah anemia, Moms dianjurkan untuk konsumsi vitamin, asam folat dan obat penambah darah selama kehamilan. Penting bagi Moms untuk mencukupi nutrisi dalam tubuh dengan baik, istrahat cukup dan mengelola stres dengan baik. Periksakan kesehatan selama kehamilan secara rutin setidaknya setiap satu bulan sekali.

Jika Moms merasakan gejala kurang darah yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter agar segera tertangani.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading