Sukses

Lifestyle

Kisah Umm Sulaym dengan Abu Talhah yang Dapat Diteladani

Fimela.com, Jakarta Di antara perempuan Muslim hebat yang dikenal karena kekuatan karakter, aspirasi yang tinggi dan pandangan mereka yang jauh dalam memilih suami adalah Umm Sulaym binti Milhan, yang merupakan salah satu perempuan Ansar pertama yang memeluk Islam.

Dia menikah dengan Malik bin Nadar, dan melahirkan seorang putra, Anas. Ketika dia memeluk Islam, suaminya Malik marah padanya, dan meninggalkannya, tetapi dia tetap bertahan dalam Islam. Tak lama kemudian, dia mendengar berita kematian suaminya. Dia menanggung semuanya dengan harapan imbalan, demi Allah (SWT), dan mengabdikan dirinya untuk merawat Anas putranya yang berusia sepuluh tahun. Kemudian Umm Sulaym membawa anaknya ke Nabi Muhammad, sehingga ia bisa melayani dan belajar tentang Islam kepada Nabi.

Salah satu pemuda terbaik di Madinah, salah satu yang paling tampan, terkaya dan terkuat, datang untuk mencari seorang istri, ia adalah Abu Talhah. Sebelum ia menjadi Muslim, banyak wanita muda Yathrib menyukainya karena kekayaan, kekuatan, dan ketampanannya yang muda, dan dia berpikir bahwa Umm Sulaym akan dengan senang hati bergegas menerima tawaran untuk menjadi istrinya. Tetapi yang mengejutkannya, bahwa Umm Sulaym menolak karena Abu Talhah belum menjadi seorang Muslim dan ia menyembah berhala.

Abu Talhah kerasa kepala dan mengisyaraktkan kepada Umm Sulaym mahar mahal dan gaya hidup mewah. Tetapi Umm Sulaym tetap bertahan pada sudut pandanganya dan mengatakan kepada Abu Talahah, bahwa dirinya akan bersedia menikah dengan Abu Talhah dengan syarat bahwa Abu Talhah harus menjadi seorang Muslim.

Pada keesokan harinya Abu Talhah kembali, mencoba untuk menggoda Umm Sulaym, tetapi Umm Sulaym tetap bersikeras tidak dapat menerima Abu Talhah, jika ia tidak masuk dalam ajaran Islam. Bahkan Umm Sulaym juga berusaha untuk menyadarkan Abu Talhah tentang berhala yang ia sembah. Mendengar kata-kata dari Umm Sulaym yang mulai membukakan hati Abu Talhah, akhirnya ia bersedia untuk menjadi seorang Muslim.

Pernikahan Umm Sulaym dan Abu Talhah

Kemudian, Umm Sulaym berkata kepada putranya Anas, dengan suka cinta “Oh Anas, anakku, Nikahkan aku dengan Abu Talhah.” Mendengar hal itu, Anas membawa saksi dan pernikahan tersebut berlangsung. Karena sangat bahagia, Abu Talhah bertekad unuk menyerahkan seluruh kekayaannya kepada Umm Sulaym. Akan tetapi Umm Sulaym memiki sikap yang tidak mementingkan diri dan sombong. Dia mengatakan kepada Abu Talhah “Wahai Abu Talhah, aku menikahimu demi Alla, dan aku tidak akan mengambil mahar lainnya.” Ia telah mendengar Nabi Muhammad berkata:

“Jika Allah akan membimbing satu orang ke Islam melalui dirimu, lebih baik bagimu daripada memiliki unta merah dan harta.” Ini adalah salah satu tujuan yang sangat mulia bagi Umm Sulaym.

Perempuan Muslim yang hebat seperti Umm Sulaym adalah contoh yang patut dicontoh. Ia perempuan Muslim yang dapat belajar tentang kemurnian iman, kekuaran karakter dan keyakinan serta kebijakasanaannya dalam memilih seorang suami.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Tips Berinvestasi di Masa Pandemi, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?
Artikel Selanjutnya
Resep Praktis Bolu Pisang