Sukses

Lifestyle

Karena Kondisi Langka, Kurawat Anakku yang Berhenti Tumbuh selama 19 Tahun

Fimela.com, Jakarta Menjadi ibu adalah sebuah tugas yang tidak main-main. Dan setiap ibu di dunia ini memiliki kisah menakjubkan dengan kasih sayangnya yang besar, tidak terkecuali ibu bernama Annie Rainey berikut ini.

Melahirkan anak perempuannya 19 tahun yang lalu membuat Annie sangat bahagia. Daisy Rainey lahir normal apa adanya hingga balita. Tapi hingga usia 19 tahun, Daisy tetap menjadi balita usia 10 bulan dengan banyak bantuan dari orangtuanya. Gadis 19 tahun ini juga harus selalu diawasi karena epilepsi bisa menyerangnya kapan saja, seperti dilansir dari The Sun.

Annie dan suaminya bahkan harus memasang monitor untuk mengawasi Daisy jika terjadi apa-apa. Kedua orangtua ini mencari jawaban mengapa anaknya bisa seperti ini selama bertahun-tahun namun tak juga menemukan jawaban yang tepat.

Sudah banyak spesialis yang mereka datangi, namun mereka selalu dilempar-lempat ke sana kemari tanpa kepastian apa diagnosis anaknya. "Kami juga telah melakukan tes genetik, tetapi Daisy tidak pernah didiagnosis dengan suatu kondisi tertentu."

Kondisi yang membingungkan

“Pernah ada indikasi kuat bahwa dia menderita sindrom Retts, tetapi Daisy tidak menunjukkan gejala sindrom tersebut. Ia tidak memenuhi kriteria sindrom tersebut."

Pernah Annie berpikir, mungkin anaknya. Kalau pun autis, Annie merasa lega karena ia bisa mengusahakan perawatan untuk putrinya, dengan kata lain putrinya bisa ditolong. Tapi Daisy tidak autis.

Seringkali orang menertawakan anaknya yang berkelakuan 'aneh' bahkan pernah suatu ketika anaknya mengunyah silet tanpa sepengatahuan Annie saat di rumah. Semuanya begitu membingungkan. Daisy tak mampu bicara, tidak memahami apa pun dan bersikap layaknya balita.

Tidak ada yang salah dengan saraf kepalanya. Dokter saraf yang menanganinya saat ini sudah merupakan yang paling sabar. Jika ia bisa menemukan apa yang salah sejak awal, ia pasti akan membantunya. Bahkan Annie ingat, salah seorang spesialis pernah mengatakan padanya mungkin Daisy mengalami Daisy Syndrome, karena tidak ada yang pernah seperti dia.

Kisah Daisy kini menjadi sebuah buku berjudul ‘Daisy Can’t Talk’. Annie ingin berbagi cerita, anaknya berbeda dan meski berat tapi Annie belajar menerima. Akan lebih baik lagi jika dari buku tersebut seseorang bisa mengatakan padanya apa sebenarnya apa yang sedang diderita anaknya.

#ChangeMaker with FIMELA

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Penuh Tantangan, Perempuan Ini Hidup di Kota dengan 3 Bencana Alam dalam 12 Tahun
Artikel Selanjutnya
Update Virus Corona, 3 September 2020: Jumlah Pasien Meninggal Dunia Capai 7.750 Orang