Sukses

Lifestyle

10 Tahun Sudah Kuantar Istri Cuci Darah dengan 'Becak Ambulans' Buatanku

Demi seseorang yang kita cintai, kita rela melakukan apa saja. Saat orang yang kita cintai jatuh sakit atau menderita, kita pun akan mengerahkan semua tenaga dan usaha untuk membantunya sembuh. Halangan, rintangan, dan hambatan pun akan diatasi sesulit apapun itu.

Seorang petani di Liaoning membuat sendiri sebuah "ambulans" untuk sang istri yang menderita uremia. Uremia adalah penimbunan unsur air kencing dalam darah dan jaringan yang seharusnya dikeluarkan dengan akibat peracunan. Dilansir dari shanghaiist.com, karena penyakitnya tersebut, sang istri harus bolak-balik ke rumah sakit untuk cuci darah. Tapi bukan hal yang mudah untuk bisa pulang pergi ke rumah sakit. Dan di sinilah sang suami menemukan cara lain.

Agar istri bisa pulang pergi ke rumah sakit dengan aman, sang suami membuat sendiri "ambulans"nya. Jangan bayangkan ambulans yang dimaksud adalah sebuah mobil yang lengkap dengan berbagai peralatan dan obat-obatan. Ambulans ini lebih mirip seperti becak, tapi tidak dikayuh melainkan ditarik. Dua kali seminggu, sang suami akan membawa istrinya ke rumah sakit dengan "becak ambulans" tersebut.

Foto: copyright shanghaiist.com

Meskipun seadanya, ambulans buatan sang suami ini dilengkapi dengan kantung oksigen, obat-obatan darurat, dan pispot. Setidaknya dengan semua perlengkapan tersebut, sang istri bisa tetap aman dan baik-baik saja selama perjalanan pulang pergi ke rumah sakit.

Sepuluh tahun sudah sang suami menggunakan "becak ambulans" tersebut. Jarak yang ditempuh pun sudah mencapai 50.000 kilometer. Tak terbayang peluh keringat dan rasa lelah yang didapat ketika menempuh perjalanan pulang pergi untuk cuci darah tersebut.

Sungguh sangat mengharukan, ya Ladies. Meskipun ambulans yang dimaksud adalah kendaraan yang lebih mirip becak, tapi usaha sang suami demi membantu kesembuhan sang istri sangat luar biasa.



(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading