Sukses

Lifestyle

Memotret Ilegal di Pernikahan

Kalau Anda diundang menghadiri pernikahan, Anda membawa kamera, dan Anda memiliki kemampuan dan cukup lihai memotret, apa yang bisa Anda lakukan?

Menurut Oneslidephotography.com, satu-satunya hal yang bisa Anda lakukan sebagai seorang “tukang foto” adalah memanfaatkan event itu sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan memotret Anda, terutama foto pernikahan.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk mampu mengambil foto pernikahan dengan tepat. Pertama, buatlah check list tentang skill apa saja yang ingin Anda asah.

Mungkin Anda ingin mengambil foto candid, portrait, atau lainnya, ingatlah bahwa bila Anda tidak bisa mengambil gambar mempelai, fotolah mereka yang hadir dan merayakan.

Kemudian, Anda juga harus menyiapkan kelengkapan-kelengkapan kamera Anda. Pastikan bahwa baterai kamera Anda oke, begitu pula dengan flash, lensa, dan lain-lain.

Selanjutnya, Anda harus ingat bahwa Anda hanya undangan di acara pernikahan itu. Jadi, Anda tidak perlu terlalu fokus pada kedua mempelai. Anda bisa memotret semua orang yang hadir; kerabat, teman, sahabat, atau bahkan musuh Anda dan mempelai. Semua adalah objek yang bisa mengasah skill Anda.

Tidak kalah pentingnya, Anda juga disarankan untuk mampu memotret details. Ingatlah bahwa fotografer pernikahan biasanya fokus memotret mempelai dan tamu-tamu. Oleh sebab itu, Anda bertugas untuk memotret hal-hal yang sekiranya menarik, seperti keceriaan teman-teman, dan saat teman-teman menyumbang lagu. Atau, Anda bisa memotret hiasan pernikahan.

Mungkin terdengar konyol, tapi itulah salah satu cara untuk memanfaatkan kesempatan ketika ada sebuah pernikahan. Dengan begitu, Anda tahu apa saja yang ingin Anda abadikan di pernikahan Anda.

Oleh: Nastiti Primadyastuti

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading