Sukses

Lifestyle

Sexual Aversion Disorder – Ketika Seks Jadi Masalah

Untuk mereka yang sudah berumah tangga, melakukan aktivitas seksual memiliki sejumlah tujuan dan manfaat. Mulai dari untuk memperoleh keturunan, menghilangkan stress, dan memberikan bumbu pada kehidupan anda dan pasangan, ada banyak hal di mana seks bisa menjadi sebuah hal yang berguna untuk kehidupan.

Namun, untuk beberapa orang, seks bisa menjadi sebuah hal yang menyakitkan bahkan menjijikkan. Ada sebuah kelainan seksual di mana seseorang tidak hanya kehilangan keinginan untuk melakukan hubungan seksual, tapi juga merasakan rasa takut, jijik, dan perasaan-perasaan lain yang membuat seks menjadi sebuah aktivitas yang tidak bisa dilakukan.

Meski ada banyak alasan kenapa seseorang kehilangan keinginan untuk melakukan hubungan seksual, mulai dari menopause, melahirkan, sebelum dan selama menstruasi, stress, dan banyak lainnya, Sexual Aversion Disorder, menurut minddisorders.com, adalah munculnya sebuah perasaan antipati terhadap seks, pasangan seks, organ seksual dan apapun yang berbau seks.

Biasanya, sexual aversion disorder disebabkan oleh trauma ataupun pengalaman lama yang membekas dalam memori. Luka psikologis seperti ini menjadi sebuah hal yang sangat rawan untuk menyerang dan menyebabkan masalah-masalah seperti kelainan seksual yang satu ini lho, Ladies. Meskipun kebanyakan menyerang wanita, sexual aversion disorder juga bisa menyerang laki-laki. Selain itu, kelainan seksual yang satu ini biasanya menyebabkan serangan panik pada mereka yang mengalaminya terutama ketika pemicunya menyerang.

Oleh: Mamor Adi

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading