Sukses

Lifestyle

Penyebab Produksi ASI Berkurang dan Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Bagi orang yang sudah menikah, kehamilan adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu. Kehadiran https://www.fimela.com/photo/read/5229033/cute-banget-6-gaya-liburan-dwi-handayani-dan-buah-hati-di-luar-negeri adalah hal yang paling dinantikan oleh semua calon orang tua.

Buah hati tentunya jadi kabar yang menggembirakan bagi pasangan yang telah lama menunggu. Ketika buah hati telah hadir, orang tua pasti akan mengupayakan berbagai cara agar kebutuhannya tercukupi. Bagi bayi baru lahir sampai setidaknya umur 6 bulan, Mom harus memastikan untuk memberikan ASI eksklusif bagi buah hati tercinta.

Namun terkadang tiba-tiba produksi ASI berkurang begitu saja. Hal ini tentu membuat para ibu di manapun jadi panik. Namun jangan panik. Cobalah untuk tetap tenang terlebih dahulu, dan cari penyebab dari produksi ASI yang tiba-tiba berkurang.

Berikut beberapa penyebab produksi ASI berkurang serta cara mengatasinya.

Tanda-tanda ASI Berkurang

Penurunan jumlah ASI bisa dilihat atau dirasakan dari beberapa tanda berikut ini:

  • Payudara tidak sepadat biasanya
  • ASI tidak merembes hingga ke pakaian
  • Jumlah ASI yang keluar saat memerah ASI berkurang daripada biasanya
  • Bayi terlihat masih lapar saat disusui
  • Berat badan bayi tidak kunjung meningkat atau justru menurun
  • Urine bayi berwarna gelap seperti jus apel

Pada sebagian kasus, berbagai hal di atas belum tentu menjadi tanda-tanda penurunan produksi ASI, melainkan dipengaruhi oleh kondisi atau gangguan kesehatan tertentu.

Penyebab Produksi ASI Berkurang

  • Teknik menyusui yang kurang tepat, misalnya kesalahan dalam pelekatan mulut bayi ke puting
  • Terlalu lama menunda untuk mulai menyusui
  • Efek samping obat-obatan tertentu, misalnya obat pilek atau KB hormonal
  • Jarang menyusui setelah melahirkan
  • Kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes, anemia, kurang gizi, dan gangguan hormon, seperti hipotiroidisme
  • Riwayat operasi payudara
  • Bayi lahir prematur atau mengalami tongue-tie
  • Perdarahan pasca melahirkan
  • Gangguan psikologis, seperti stres berat dan depresi pasca melahirkan

Cara Meningkatkan Produksi ASI

  • Susui buah hati sesaat setelah melahirkan dan hindari menunda waktu menyusui.
  • Berikan ASI kepada buah hati setidaknya setiap 2–3 jam atau 8–12 kali dalam sehari.
  • Pastikan mulut buah hati sudah melekat sempurna pada puting saat memberikan ASI.
  • Hindari penggunaan dot atau empeng.
  • Pompa ASI secara rutin dan simpan stok ASI di dalam lemari es.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok setelah melahirkan.
  • Cobalah metode kanguru saat memberikan ASI kepada buah hati.

Selain itu, Mom bisa meningkatkan produksi ASI dengan makanan yang Mom makan. Berikut beberapa makanan yang bisa meningkatkan produksi ASImu.

Makanan yang Bisa Meningkatkan Produksi ASI

1. Sayuran hijau

Aneka sayuran hijau sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi selama menyusui. Sayuran hijau mengandung berbagai nutrisi dan vitamin yang melancarkan produksi ASI. Sayuran hijau juga sebagai salah satu makanan yang bisa membuat cita rasa ASI semakin segar.

2. Gandum atau oat

Para ahli menemukan jika gandum utuh atau oat mengandung banyak serat di dalamnya. Makanan ini juga mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik dalam memperlancar produksi ASI. Gandum juga sangat cocok untuk Mom yang ingin menutrisi tubuh secara maksimal dan merasa tetap kenyang dalam waktu lama.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah makanan yang bisa meningkatkan produksi ASI. Kacang-kacangan adalah, makanan yang kaya serat dan nutrisi yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Tak hanya disarankan untuk dikonsumsi saat menyusui, kacang-kacangan sebaiknya juga diksonsumsi selama kehamilan dan hari-hari biasa.

4. Ikan dan telur

Ikan dan telur adalah makanan yang kaya akan protein di dalamnya. Makanan ini juga mengandung omega 3 dan asam lemak baik untuk tubuh. Selain memperlancar ASI selama menyusui, nutrisi pada telur dan ikan sangat baik untuk menunjang tumbuh kembang bayi.

5. Alpukat

Konsumsi buah alpukat selama menyusui juga bisa membantu memperlancar produksi ASI. kandungan nutrisi pada buah satu ini sangat baik untuk kesehatan Mom dan buah hati.

Itulah beberapa penyebab produksi ASI berkurang serta cara mengatasinya. Untuk meningkatkan produksi ASI, selain menggunakan cara di atas, Mom juga bisa mengonsumsi suplemen atau obat-obatan khusus yang bisa meningkatkan produksi ASI. Namun sebelum mengonsumsinya, Mom sebaiknya konsultasikan kepada dokter dulu ya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading