Sukses

Lifestyle

Dampak Begadang bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Fimela.com, Jakarta - Begadang sudah menjadi kebiasaan yang sering dianggap sepele, terutama bagi mereka yang sibuk bekerja, belajar, atau sekadar menikmati hiburan di malam hari. Padahal, kurang tidur secara terus-menerus dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan begadang dapat memengaruhi kualitas hidup dalam jangka panjang.

Tidur malam bukan sekadar waktu untuk beristirahat, melainkan proses penting bagi tubuh untuk melakukan pemulihan. Saat tidur, organ tubuh bekerja memperbaiki sel, mengatur hormon, serta menjaga keseimbangan fungsi otak. Ketika waktu tidur terganggu, berbagai sistem dalam tubuh ikut terdampak.

Begadang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Mulai dari mudah lelah hingga gangguan suasana hati, kebiasaan ini dapat memicu berbagai masalah jika terus dilakukan. Berikut beberapa dampak begadang bagi kesehatan fisik dan mental yang perlu diwaspadai.

Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Saat begadang, tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk memproduksi hormon dan protein yang berperan dalam melawan infeksi. Akibatnya, seseorang menjadi lebih mudah terserang flu, batuk, dan penyakit lainnya.

Dalam jangka panjang, daya tahan tubuh yang menurun membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.

Mengganggu Kesehatan Jantung

Begadang secara rutin dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan jantung. Kurang tidur memicu stres pada tubuh, sehingga detak jantung dan tekanan darah cenderung meningkat. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kardiovaskular.

Pola tidur yang tidak teratur juga memengaruhi kesehatan pembuluh darah.

Menurunkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Kurang tidur membuat otak tidak bekerja secara optimal. Begadang dapat menurunkan kemampuan fokus, konsentrasi, dan daya ingat. Hal ini berdampak pada produktivitas kerja maupun proses belajar.

Kesalahan kecil pun lebih mudah terjadi saat tubuh dan otak kelelahan.

Memengaruhi Kesehatan Mental

Begadang dapat memengaruhi suasana hati dan kestabilan emosi. Kurang tidur membuat seseorang lebih mudah marah, cemas, dan stres. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berisiko meningkatkan gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.

Kesehatan mental yang terganggu akan memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading