Sukses

Parenting

“Bed Rest” Saat Hamil: Penyebab Kehamilan Beresiko

Ketika Anda mengalami beberapa permasalahan saat sedang hamil, dokter biasanya menyarankan Anda untuk dirawat di rumah sakit atau dikenal dengan istilah bed rest. Namun, benarkah bed rest saat hamil benar-benar membantu? Dilangsir dari laman webmd.com, bed rest ternyata salah satu penyebab kehamilan menjadi beresiko.

Walaupun memang, tak dapat dipungkiri bahwa ketika sedang sakit Anda memerlukan istirahat. Namun, ketika Anda hanya mengalami gejala-gejala ringan yang masih memungkinkan Anda untuk beraktivitas, bed rest akan memerikan beberapa resiko.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bed rest dapat menyebabkan beberapa resiko, seperti:

- pembekuan darah

- perasaan khawatir dan cemas

- keluarga cenderung mengalami stres

- kekhawatiean financial, terutama karena Anda harus berhenti bekerja

- mengalami penurunan berat badan

- sulit untuk pulih setelah melahirkan

- otot dan tulang menjadi lebih lemah

Wanita yang sedang hamil, bahkan yang kondisi kehamilannya mengalami komplikasi, disarankan untuk beraktivitas secara normal, jika memang memungkinkan untuk beraktivitas. Hanya diam, dan tidak melakukan apa-apa cenderung membuat Anda menjadi stres.

Namun, jika dokter menyarankan Anda untuk dirawat, Anda bisa menanyakan beberapa hal seperti “manfaat apa yang akan Anda dan bayi dapatkan jika melakukan bed rest”. Terkadang dokter memiliki alasan tersendiri mengapa Anda memerlukan bed rest.

Walaupun penelitian telah menunjukkan bahwa bed rest membuat beberapa resiko mengalami gangguan. Anda bisa mempertimbangkannya jika memang kondisi Anda sangat memerlukan hal tersebut.

Oleh: Ratna K.D

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading