Sukses

Parenting

Kiat Sukses Sekolah Daring di Era New Normal

Fimela.com, Jakarta Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan baru-baru ini juga mengumumkan bahwa sistem sekolah secara virtual hybrid akan diterapkan permanen di Indonesia, setelah mengumumkan bahwa hingga akhir tahun ini, sekolah yang berada di zona kuning, oranye, dan merah harus tetap melanjutkan sekolah secara virtual. Untuk itu, Mendikbud telah meminta guru dan orang tua untuk beradaptasi dengan kondisi new normal ini. 

Setiap orangtua pastinya menginginkan yang terbaik bagi anaknya dan akan melakukan apapun untuk memastikan hal tersebut. Saat ini, dengan tersedianya begitu banyak pilihan, mungkin saja orangtua mengalami kesulitan dalam memilih sekolah yang bisa membantu membentuk dan mempersiapkan anak menghadapi tantangan new normal.

Salah satu bahan pertimbangan bagi para orangtua untuk memilih sekolah yang tepat yaitu sistem perkembangan yang diberikan pada anak. Diharapkan anak-anak dapat menguasai beberapa kemampuan walaupun harus belajar dari rumah. Berikut lima hal yang diberikan kepada anak oleh Sampoerna Academy lewat program Virtual Schooling selama new normal.

1. Critical Thingking

Proses memilah, menganalisis, dan mempertanyakan informasi atau konten yang ditemukan di berbagai media, kemudian mensintesiskannya ke dalam bentuk yang bernilai bagi setiap individu. Ini memungkinkan siswa untuk memahami konten yang disajikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-harinya.

2. Communication

Komunikasi adalah keterampilan memberikan informasi dengan jelas, singkat, dan bermakna. Ini juga melibatkan pendengaran yang cermat dan mengartikulasikan pemikiran. Komunikasi memiliki berbagai tujuan di antaranya memberi informasi, menginstruksikan, memotivasi, dan membujuk.

3. Collaboration

Kolaborasi adalah keterampilan dalam memanfaatkan berbagai kepribadian, bakat, dan pengetahuan dengan cara menciptakan hasil yang maksimal. Menciptakan hasil yang bisa memberikan manfaat bagi seluruh komunitas atau kelompok. Karena bekerja secara sinergi, dapat menciptakan hasil nilai yang lebih besar daripada hasil nilai dari seorang individu.

 

4. Creativity

Di era modern, seorang individu harus mampu menciptakan sesuatu yang baru atau menciptakan sesuatu dengan cara yang baru, dengan memanfaatkan pengetahuan yang telah diperoleh. Tidak hanya berupa seni, tetapi juga beruba berbagai solusi untuk permasalahan dalam situasi di kehidupan nyata.

 

5. Character

Menurut Miller, memahami pentingnya konektivitas manusia di dunia yang dipenuhi dengan teknologi adalah keterampilan yang diperlukan untuk diajarkan kepada anak. Ini mencakup komitmen sekolah untuk membantu anak muda menjadi warga negara yang bertanggung jawab, peduli, dan berkontribusi.

#changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
4 Cara Me-time Seorang Ibu Ketika di Rumah Saja
Artikel Selanjutnya
Bolehkan Memberikan MPASI sebelum 6 Bulan, Berikut Jawaban Dokter Anak