Sukses

Parenting

Ketahui 5 Jenis Olahraga yang Aman dan Menyehatkan untuk Anak

Olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam penerapan pola hidup sehat, tidak hanya untuk orang dewasa tetapi juga untuk anak-anak. Dengan olahraga, kita melatih tubuh kita untuk tetap sehat dan bugar. Dengan berolahraga juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan juga meningkatkan kemampuan setiap bagian tubuh.

Itulah sebabnya, olahraga juga perlu dikenalkan sejak dini kepada anak-anak. Dengan begitu, anak-anak dapat melatih tubuhnya, meningkatkan kekebalan tubuh, dan kebugaran. Olahraga yang dilakukan pun tidak perlu yang berat-berat, cukup olahraga sederhana yang sesuai dengan kemampuan anak-anak.

Tentunya para orangtua perlu mengawasi dan mengetahui jenis olahraga apa saja yang sekiranya aman dan benar-benar menyehatkan untuk anak. Sebab jika tidak, maka dampaknya justru memicu tubuh anak menjadi sakit.

Oleh karena itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 jenis olahraga yang aman dan menyehatkan untuk anak. Dilansir dari Merdeka.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Lari

Jenis olahraga pertama yang aman dan menyehatkan adalah lari. Berlari adalah bentuk olahraga paling sederhana yang ada, dan juga sempurna untuk anak-anak. Berlari juga dapat digabungkan dengan gerakan lainnya ke dalam game, seperti lari estafet.

Kamu bisa membuat variasi gerakan lari dengan menyuruh anak-anak beralih dari berlari ke melompat-lompat, atau mencoba berlari di tempat dengan langkah kaki yang sangat dekat dengan tanah.

Anak-anak juga dapat berlari dengan mengangkat lutut mereka tinggi-tinggi (mengangkat lutut bergantian ke dada setiap langkah) atau "tendangan pantat" (menendang bokong dengan tumit secara bergantian setiap langkah). Perubahan arah (dari sisi ke sisi atau sebaliknya) juga dapat berguna bagi otot dan otak, serta meningkatkan koordinasi anak-anak.

Melompat

Jenis olahraga kedua yang aman dan menyehatkan untuk anak adalah melompat. Dengan lompatan, dapat membangun kekuatan otot, kebugaran kardiovaskular, dan daya tahan. Lompatan juga merupakan olahraga yang menyenangkan untuk dicoba oleh anak-anak. Anda bisa mencoba beberapa gerakan lompatan berikut ini:

Jumping Jacks: rentangkan lengan dan kaki ke samping seperti bintang laut ketika melompat, dan kembalikan lengan ke samping tubuh dan kaki rapat saat mendarat

  • Tuck Jumps: tekuk lutut dan angkat tumit tinggi sambil melompat
  • Hurdle Hops: melompat dari sisi ke sisi atau depan ke belakang
  • One-Foot Hops: angkat satu lutut dan lompat dengan berdiri
  • Criss-Cross Feet: melompat lurus ke atas, lalu silangkan satu kaki di depan yang lain; pada lompatan berikutnya, ganti kaki dan lanjutkan.

Squat dan Lunges

Jenis olahraga ketiga yang aman dan menyehatkan untuk anak ialah squat dan lunges. Latihan sederhana ini dapat membangun kekuatan kaki untuk memberi anak-anak fondasi yang baik untuk semua jenis olahraga dan kegiatan kebugaran.

Cobalah untuk melakukan gerakan lunges maju, mundur, dan samping serta squat klasik. Kamu juga dapat memasukkan lompatan ke dalam gerakan squat dengan membuat anak-anak melompat setelah mereka berdiri di antara squat.

Sit-Up dan Push-Up

Jenis olahraga keempat yang aman dan menyehatkan ialah sit-up dan push-up. Anak-anak dapat melakukan sit-up perut, sit-up sepeda, dan banyak lagi. Ada begitu banyak variasi pada gerakan sit-up.

Anak-anak juga dapat belajar melakukan push-up dan plank dasar untuk memperkuat tubuh bagian atas dan otot-otot inti mereka di bagian perut dan punggung. Seperti halnya latihan lain seperti, gabungkan olahraga ini ke dalam permainan dan aktivitas latihan lainnya untuk membuat anak-anak tidak mudah lelah dan tetap bersenang-senang.

Melakukan Peregangan

Jenis olahraga terakhir yang aman dan menyehatkan adalah peregangan. Setelah berolahraga, anak-anak perlu diajarkan untuk melakukan beberapa gerakan peregangan sederhana untuk menjaga otot tetap kuat dan sehat.

Urutan peregangan dan pendinginan juga dapat membantu anak-anak untuk menghadapi transisi ke keadaan pasca-latihan yang lebih santai dan juga membantu mencegah cedera.

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Ketahui 4 Pilar Utama dalam Penerapan Gizi Seimbang untuk Anak
Artikel Selanjutnya
Tips Mengendalikan Amarah saat Mengasuh Anak di Tengah Pandemi