Sukses

Parenting

7 Manfaat Dongeng Bagi Anak-Anak

Fimela.com, Jakarta Mungkin hampir sebagian besar orang pernah yang mendengarkan namanya dongeng. Dongeng didengar bukan hanya dari orangtua, tetapi bisa saat di sekolah, dari televisi, dari mulut ke mulut, atau dari perangkat elektronik sebagai dampak dari perkembangan teknologi. Mendengarkan dongeng secara tidak langsung juga akan membangun imajinasi kamu saat mendengarnya. 

Mendengarkan dongeng bagi anak kecil terkadang menjadi hal yang menyenangkan sehingga biasanya mereka akan meminta orangtuanya untuk membacakan dongeng sebelum ia tidur sesuai dengan cerita yang ingin didengarkan. Oleh karena itu, mendengarkan dongeng dapat menjadi rutinitas bagi anak-anak. Dilansir dari literaryterms.net, dongeng merupakan sebuah cerita yang sering kali ditujukan untuk anak-anak. 

Biasanya dalam dongeng akan ditampilkan tokoh-tokoh aneh dan menakjubkan seperti elf, goblin, penyihir, dan peri. Istilah dongeng merujuk pada latar yang fantastik dan magis serta biasanya bersifat tradisional. Mendengarkan dongen juga dapat membuat otak berpikir ketika mengalami masalah yang tidak pernah anak alami sebelumnya di kehidupan nyata sehingga dengan dongeng secara tidak langsung anak akan mengeksplorasi banyak hal dan belajar tentang dunianya.

 

 

Manfaat Dongeng Bagi Anak-Anak

Dilansir dari splashlearn.com, berikut terdapat beberapa manfaat dari mendengarkan atau membaca dongeng untuk anak:

Berperan penting dalam perkembangan awal

Mendongeng sangat penting dalam perkembangan anak karena 95% otak manusia berkembang pada usia 6 tahun sehingga membaca atau mendengarkan dongeng dapat membangun imajinasi dan literasi anak. Selain itu, anak juga dapat belajar untuk mengekspresikan pikiran dan ide mereka dengan lebih baik. Mendongeng juga dapat membantu meningkatkan kosa kata anak dan kepercayaan dirinya.

Dapat mengembangkan keterampilan dalam memecahkan masalah

Melalui dongeng, anak akan belajar cara menangani masalah tertentu. Selain itu, dongeng juga memungkinkan orang untuk menjadi posisi karakter sehingga secara tidak langsung mendorong anak belajar untuk mengatasi masalah.

Membantu memahami literasi budaya

Dalam setiap dongeng, tentu memiliki latar belakang budaya yang berbeda sehingga membantu anak dapat mempelajari dan menghargai budaya yang berbeda itu.

Memperkuat ketahanan emosional anak

Dongeng memberikan gambaran bahwa hidup tidak semulus itu, tentu ada masalah yang harus dihadapi ketika menjalaninya. Hal tersebut, membuat anak akan menemukan bahwa hal buruk dapat terjadi pada semua orang sehingga ia perlu tangguh secara emosional untuk mengatasi semua tantangan. Oleh karena itu, menjadi pendorong bagi anak untuk tetap kuat dalam menghadapi masa sulitnya nanti.

Merangsang Imajinasi

Mendongeng akan membuat anak berimajinasi sehingga dapat membacakan dongen kepada anak, kamu sebaiknya memberikan anak kesempatan untuk berpikir dan membayangkan skenario yang berbeda.

Mengajarkan pelajaran moral

Setiap dongeng tentu memiliki pesan moral yang ingin disampaikan oleh para pembaca dan tentu itu akan menjadi hal yang melekat pada otak sehingga dalam memilih cerita sebaiknya jangan sampai salah pilih. 

Mempererat ikatan orang tua dengan anak-anak

Melalui dongeng, ikatan orangtua dengan anak dapat terjalin karena mereka dapat menghidupkan kembali kenangan masa kecil dengan anaknya dan membangun beberapa kenangan baru.

 

 

Rekomendasi 10 dongeng terbaik untuk anak

Dilansir dari splashlearn.com, terdapat 10 rekomendasi dongeng terbaik untuk anak:

  • Cinderella
  • Beauty and The Beast
  • Rapunzel
  • Snow White and the Seven Dwarfs
  • Little Red Riding Hood
  • Jack and The Beanstalk
  • Sleeping Beuaty
  • Puss in Boots
  • Hansel and Gretel
  • Frog prince

 

 

*Penulis: Fani Varensia

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading