Musisi Martin Carter melaporkan rumah karaoke Inul Vista milik Inul Daratista, Diva Karaoke milik Rossa, Happy Puppy, dan NAV terkait kasus penggunaan karya cipta tanpa izin. (Wimbarsana/Bintang.com)
Dalam melaporkan kasusnya di Polda Metro Jaya pada Rabu (19/8/2015), Martin didampingi oleh kuasa hukumnya, Gerson Paulus Nggadas. (Wimbarsana/Bintang.com)
Martin Carter dan kuasa hukumnya menunjukkan berkas laporan mereka ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya somasi tertulis sempat dilayangkan ke empat rumah karaoke tersebut. (Wimbarsana/Bintang.com)
Sebagai seniman, Martin Carter ingin karyanya dihargai. Ia menekankan kepada artis yang punya bisnis harus menghargai hak cipta. (Wimbarsana/Bintang.com)
"Kita dengar semua, mungkin Inul punya ‘backing’ atau apapun yang akan menuntut. Tapi kan saya melihat ada bukti kalau dia mencuri dan merampok, jadi jangan arogan." jelas Gerson. (Wimbarsana/Bintang.com)
Martin mengaku tak gentar dengan gertakan Inul yang ingin menuntut balik. Martin memiliki barang bukti yang menjelaskan keempat rumah karaoke tersebut telah menggunakan lagunya tanpa izin. (Wimbarsana/Bintang.com)
Dengan melaporkan kasusnya ke Polda Metro Jaya, pihak Martin Carter berharap kepada polisi untuk segera bertindak menangani kasus ini. (Wimbarsana/Bintang.com)
Martin Carter 'Gempur' Empat Rumah Karaoke Sekaligus
Musisi Martin Carter melaporkan rumah karaoke Inul Vista milik Inul Daratista, Diva Karaoke milik Rossa, Happy Puppy, dan NAV terkait kasus penggunaan karya cipta tanpa izin.