Yoyo drummer Musikimia di kantor Sony Music Indonesia di kawasan Jakarta Pusat, mengatakan berbagai macam perbedaan disatukan melalui musik. (Galih W. Satria/Bintang.com)
"Jadi, kalau Indonesia ini berbagai ragam budaya, Bhinneka Tunggal Ika, Musikimia ini adalah Bhinneka Tunggal Musik," ungkap Yoyo. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Demi memberikan yang terbaik dalam album perdananya, Musikimia mengandeng 5 co-produser. Diantaranya, Eben Burgerkill, Nikita Dompas, Stevie Item, Bondan Prakoso dan Gugun Blues Shelter. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Lima co-produser ini untuk mencari berbagai sudut pandang berbeda. Dengan musik yang mereka bawakan, bisa mewakili lima genre yang berbeda. (Galih W. Satria/Bintang.com)
Single perdana ia luncurkan sebagai pengenalan pada pecinta musik lewat single 'Apakah Harus Seperti Ini' (2013) dan 'EP Indonesia Adalah...' (2013). (Galih W. Satria/Bintang.com)
Grup ini diisi oleh Andi Fadly Arifuddin (vokal), Rindra Risyanto Noor (bass), Stephan Santoso (gitar) dan Surendro Prasetyo (drum). (Foto: Galih W. Satria/Bintang.com, Digital Imaging by Denti Ebtaviani/Bintang.com)
Banyaknya perbedaan bisa disatukan dalam musik. Itulah Musikimia yang dibentuk sejak 2012 silam. Sentuhan berwarna dalam album barunya untuk memberi pilihan pada pecinta musik tanah air.