Happy Salma dipercaya sebagai penutur cerita dalam pementasan opera klasik Carmen. Pengalaman berbeda dirasakan Happy Salma dalam opera yang diarahkan sutradara asal Belanda, Jos Groenier. (Andy Masela/Bintang.com)
Happy Salma di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/4) malam mengaku sangat bangga mendapatan kesempatan yang tidak biasa itu. (Andy Masela/Bintang.com)
"Ini benar-benar keseluruhannya, menguasai bahasa yang bukan bahasa Indonesia," ucap suami Tjokorda Bagus Dwi Santana Max Kerthyasa. (Andy Masela/Bintang.com)
Opera menceritakan kisah cinta manusia dan cemburu dengan durasi panjang dengan bahasa aslinya ini baru pertama kalinya di Indonesia. (Andy Masela/Bintang.com)
"Ketika beradaptasi dengan opera, berkunang-kunang juga sih. Karena sudah ada pakem-pakem opera. Kesulitannya harus disiplin dengan kalimat," kata perempuan kelahiran Sukabumi, Jawa Barat ini. (Andy Masela/Bintang.com)
Happy Salma: ‘Kesulitannya Harus Disiplin dengan Kalimat’
Happy Salma mendapatkan kesempatan luar biasa. Ia didaulat menjadi penutur cerita dalam opera klasik Carmen yang disutradara Jos Groenier asal Belanda.