Sukses

Hal ini karena AstraZeneca dianggap memiliki potensi terjadinya penggumpalan darah.

Gambar ilustrasi menunjukkan botol berstiker "Vaksin COVID-19" dan jarum suntik dengan logo perusahaan farmasi AstraZeneca, London, Inggris, 17 November 2020. Vaksin buatan AstraZeneca yang bekerja sama dengan Universitas Oxford ini disebut 70 persen ampuh melawan COVID-19. (JUSTIN TALLIS/AFP)
LifestyleDenmark Jadi Negara Pertama yang Berhenti Gunakan Vaksin AstraZeneca
Hal ini karena AstraZeneca dianggap memiliki potensi terjadinya penggumpalan darah.