Sukses

Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk melihat lagi sosok pahlawanku.

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/GaudiLab
LifestyleJangan Menunggu Sampai Kehilangan untuk Menyadari Seseorang Itu Berharga
Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk melihat lagi sosok pahlawanku.
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/JosephRey
RelationshipMenikah di Usia 38 Tahun, Aku Ingin Membalas Cinta yang Luar Biasa
Bapak hanya sanggup menghadiri saat akad nikah saja.
ilustrasi ayah dan anak perempuan/copyright by SUKJAI PHOTO (Shutterstock)
LifestyleAda Cinta Luar Biasa di Balik Kerja Keras Seorang Ayah
Bapak adalah seseorang yang tidak pernah memikirkan diri sendiri.
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/K-Angle
LifestyleAyah, Meski Kupilih Keyakinan Berbeda tapi Cintaku Tetap Sama
Semoga kita bisa bertemu kembali begitu saatnya tiba.
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com
LifestyleHari Itu Aku Sangat Gelisah, Mengikhlaskan Ayah Terpejam Selamanya
Selama ayah dirawat, untuk pertama kalinya aku sangat gelisah.
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Mrsiraphol
LifestyleDi Balik Singkatnya Kebersamaan, Selalu Ada Kenangan yang Tak Terlupakan
Aku sudah nggak hidup terlarut dalam kesedihan kehilangan papa.
Sedihnya dikhianati./Copyright shutterstock.com
LifestyleKeluarga Memang Diikat dengan Hubungan Darah, tapi Tak Berarti Rela untuk Terluka
Kini saat mendengar kata ayah, sekarang tubuh ini menggigil ketakutan.
Menjadi perempuan sulung./Copyright shutterstock.com/g/anontae2522
LifestyleAyah Punya Peran Penting dalam Prosesku Menjadi Perempuan Dewasa
Saat dunia menorehkan luka pada hatiku, Ayahlah yang membalut luka itu.
Patah hati jangan berkali-kali./Copyright shutterstock.com
LifestylePatah Hati Terberat adalah Saat Merasa Rindu tapi Tak Bisa Menghadirkan Peluk
Papa, sosok orang yang mengajariku mencintai tanpa pamrih.