Alasan Tanta Ginting Larang Diving di Raja Ampat

Anto Karibo diperbarui 29 Jun 2016, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Diving atau menyelam telah menjadi olahraga favorit belakangan ini. Banyak orang yang melakukan olahraga ini merasakan dunia lain ketika berada di kedalaman laut. Salah satu selebritis yang masih menggilai olahraga ini adalah Tanta Ginting.

Menurutnya, kecintaan terhadap laut sudah sangat lama ada. Saat kecil, Tanta selalu dibawa ke pantai karena penyakit asma yang diderita olehnya. "Sebenarnya gue dari awal suka laut. Memang dari kecil suka laut," ujar Tanta di press conference film ILY From 38.000 FT, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/6).

"Dari kecil itu gue punya penyakit asma dan paru. Kata dokter dibawa ke laut aja, dibawa sama bokap ke Ancol setiap pagi hirup udara laut. Sejak saat itu nggak ada lagi," kata Tanta Ginting.

Awalnya, Tanta Ginting mengaku sangat takut kala berada di kedalaman. Namun, seiring berjalannya waktu, justru ia malah ketagihan. Sampai saat ini sudah banyak daerah favorit penyelaman yang disambanginya. "(Parno) Banget. Gue nyelem panik banget. Setelah lihat suasana dan akhirnya gue jadi ketagihan sama laut," ujar Tanta.

Namun, Tanta menyarankan supaya para penyelam yang belum menjelajah banyak lautan jangan langsung ke Raja Ampat. Meskipun daerah tersebut merupakan surga bagi para penyelam baik lokal maupun internasional.

"Saya sarankan kalau mau diving jangan langsung ke Raja Ampat. Karena kalau ke Raja Ampat langsung, nanti yang lain akan jadi sampah. Raja Ampat itu kayak Lamborghini. Jadi cobain aja pantai-pantai yang lain dulu. Derawan dan Maratua juga bersih dan jernih," tukas Tanta Ginting.
What's On Fimela