Benarkah Masuk UI Tidak Boleh Buta Warna?

Dadan Eka Permana diperbarui 14 Mar 2017, 23:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Universitas Indonesia (UI) termasuk kampus favorit pilihan calon mahasiswa di Indonesia. Maklum UI termasuk tiga kampus terbaik di Indonesia. Namun bisa dibilang amat sulit menembus UI.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri, UI memiliki beberapa jalur masuk, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Masuk UI (SIMAK UI).

Dari berbagai pintu masuk UI itu, masing-masing seleksi memiliki kategori penilaian sesuai program studi yang diinginkan calon mahasiswa, yang kesemuanya adalah bersifat nilai akademik.

Nah, selain nilai akademik dan prestasi lain, katanya masuk UI juga ada persyaratan khusus, salah satunya tidak boleh buta warna, benar nggak, sih?

Buta warna adalah suatu kelainan mata yang diakibatkan oleh ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap spektrum warna tertentu yang disebabkan faktor genetis. Buta warna mengacu pada kondisi seseorang yang tidak bisa membedakan gradasi warna satu dengan yang lainnya. Buta warna biasanya dibagi jadi dua, buta warna total dan buta warna sebagian.

Memang di UI mewajibkan calon mahasiswanya tidak buta warna. Akan tetapi, ada juga lho program studi yang membolehkan mahasiswanya buta warna.

Rata-rata program studi yang nggak membolehkan mahasiswanya buta warna itu adalah program studi teknik. Program studi seperti Arsitektur, Arsitektur Interior, Matematika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil, dan Teknik Bioproses, merupakan program-program studi yang tidak membolehkan mahasiswanya buta warna total, tapi boleh buta warna sebagian.

Sementara, program studi sosial dan humaniora tidak ada larangan kok buat para mahasiswa yang memiliki kelainan buta warna. Soalnya, prodi-prodi itu tidak berkaitan langsung dengan profesi-profesi yang membutuhkan pegawainya agar tidak buta warna, antara lain dokter, apoteker, tentara, polisi, ahli kimia, ahli IT, desainer, petugas kepabeanan, dan segala jenis pekerjaan yang membutuhkan unsur warna.

What's On Fimela

Tag Terkait