Maryam Mirzakhani, Wanita Pertama Peraih Nobel Matematika

Dadan Eka PermanaDiterbitkan 29 Maret 2017, 17:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Semenjak diadakan tahun 1936, baru ada satu wanita yang terpilih meraih nobel matematika atau Field medal. Wanita itu adalah Maryam Mirzhakni Ahli matematika Iran yang bekerja di AS. Ia menjadi wanita pertama yang memenangkan penghargaan tertinggi dalam bidang metematika Fields Medal tahun 2014.

Medali di bidang matematika ini diberikan setiap empat tahun sekali untuk orang-orang berusia di bawah 40 tahun yang memiliki masa depan cerah di bidangnya. Dengan terpilihnya Maryam, sekarang sudah ada 54 pria  dan 1 wanita yang mendapatkan nobel ini.

Prof Maryam Mirzakhani terpilih untuk mendapatkan nobel tersebut karena teorinya tentang permukaan Riemann dan ruang moduli.. Pemberian penghargaan untuk Prof Mirzakhani - yang mengajar di Universitas Stanford California - mengakhiri penantian yang lama di antara komunitas matematika, tentang kemenangan seorang wanita.

Prof Dame Frances Kirwan, anggota komite seleksi dari Universitas Oxford, menggarisbawahi bahwa meskipun matematika selama ini diperlakukan sebagai "wilayah laki-laki," kontribusi wanita terhadap bidang matematika dituturkannya sudah sejak berabad-abad.

Sementara itu, seorang profesor matematika asal Kanada, Izabella Laba, berkata bahwa kemenangan Maryam ini meyakinkan semua orang bahwa memang wanita sama hebatnya dengan laki-laki dalam melakukan riset. Izabella sendiri tak pernah meragukan hal itu sejak dulu.

Jika dilihat secara data, kemenangan Maryam ini memang sangat mengejutkan. Selama ini, wanita selalu dipandang sebelah mata dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan. Padalah, secara biologis jelas tak ada perbedaan kecerdasan wanita dan laki-laki.

What's On Fimela