Ini Alasan Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018 Disebut Langka

Lanny Kusuma diperbarui 30 Jan 2018, 08:43 WIB

Fimela.com, Jakarta Pada tanggal 31 Januari 2018 besok kamu bisa menyaksikan fenomena gerhana bulan total yang nggak biasa. Gerhana bulan total yang akan terjadi hari Rabu besok pun disebut langka karena fenomena ini muncul terakhir kali pada 31 Maret 1866 silam. Kira-kira kenapa ya fenomena ini disebut langka?

Pernah terjadi 152 tahun yang lalu, gerhana bulan total pada 31 Januari 2018 mendatang rupanya adalah gabungan fenomena alam yang berlangsung secara bersamaan, di mana akan terjadi fase bluemoon, supermoon dan gerhana bulan secara bersamaan.

What's On Fimela
Ilsutrasi gerhana bulan total. (Ilustrasi: vox.com)

Melansir laman Liputan6, gerhana bulan total besok (31/1/2018) akan berlangsung selama empat jam yang diawali dengan fase gerhana sebagian, lalu gerhana total, kembali ke gerhana parsial, dan terakhir bulan terlepas dari bayangan bumi.

Gerhana bulan ini bisa diamati di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Nah buat kamu yang ingin ikut mengamati proses terjadinya gerhana bulan total besok, kamu bisa lihat tahapannya di perkiraan jam berikut. Dicatat ya!

Ilustrasi gerhana bulan total. (Ilustrasi: inews.co.uk)

Awal gerhana parsial terjadi pada 18.48 WIB

Awal gerhana total terjadi pada 19.52 WIB

Puncak gerhana terjadi pada 20.30 WIB

Akhir totalitas terjadi pada 21.08 WIB

Akhir gerhana terjadi pada parsial 22.11 WIB.

Selamat menyaksikan gerhana bulan total!