Black Panther Persembahan Spesial Marvel Untuk Afrika

Henry Hens diperbarui 09 Mar 2018, 00:48 WIB

Fimela.com, Jakarta Dunia Marvel kembali dihebohkan dengan seri terbaru dari karakter mereka. Tak tanggung-tanggung, film ini pun dibikin berbeda sedemikian rupa, bahkan termasuk para pemainnya.  Adalah Black Panther, film besutan Marvel Cinematic Universe ini yang sukses besar dan menjadi film terlaris atau box office di banyak negara.

Kisah Black Panther ini sendiri sebenarnya kelanjutan dari Captain America: Civil War. Dalam film Black Panther, Wakanda digambarkan sebagai negeri di Afrika yang terkenal dengan Vibraniumnya.

Teknologi di Wakanda sangat maju, bahkan melebihi teknologi besutan Tony Stark. Sisi unik lainnya, T’Challa raja Wakanda, bahkan memiliki kekayaan dibandingkan sang Iron Man! Seperti dilansir dari Muvila, lewat film Black Panther ini penonton diajak berimajinasi terhadap wajah Afrika, yang mungkin jauh dari realitasnya.

Tapi yang menarik, sinematografi film yang disutradarai Ryan Coogler ini begitu keren, dengan koreografi yang mengagumkan.Lalu dengan menempatkan Wakanda di lokasi yang tersembunyi, membuat beberapa orang akhirnya berpikir dan menduga tentang benar tidaknya tempat semacam itu di Afrika. 

Aktor Chadwick Boseman berpose saat menghadiri Academy Awards ke-90 di Hollywood, California (4/3). Jas berhias sulaman mirip dengan busana yang dipakai ketika berperan sebagai T'Challa alias Black Panther. (Frazer Harrison / Getty Images / AFP)

Sementara itu, perselisihan internal terjadi di dalam keluarga kerajaan. Erik Killmonger (Michael B. Jordan) yang merupakan keturunan kerajaan menuntut haknya. Ia juga menolak Black Panther sebagai raja.

Dari sinilah kemelut kemudian membara.Setiap karakternya mampu membuat penonton bioskop berdecak kagum. Bagaimana Jordan memainkan karakter antagonis dalam film dengan apiknya. Yang tak kalah menarik, tentu saja detail kostum modern para pemain, khususnya penjaga Wakanda, yang sarat dengan ciri khas Afrika.

Nuansa adat ala Benua Hitam ini pun kian terasa, dengan alunan musik etnik khas Afrika yang diputar di sepanjang film. Tak berlebihan kalau sebagian orang menyebut Black Panther sebagai persembahan spesial Marvel untuk Afrika.

 

Sumber: Muvila.com

Penulis: Iwan Tantomi